Jumat, 12 Jun 2026 20:00 WIB

Gubernur Anies: 200 RT di Jakarta Terdampak Banjir

Sejumlah mobil terendam banjir di Hotel Kebayoran, Jakarta (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro via Republika)
Sejumlah mobil terendam banjir di Hotel Kebayoran, Jakarta (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro via Republika)

jatimnow.com - Intensitas curah hujan yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (20/2) dini hari cukup tinggi. Akibatnya, sebanyak 200 RT di Ibu Kota terdampak banjir.

"Pada saat curah hujan yang sangat tinggi ini, RT yang terdampak jumlahnya 200 RT dari total 30.070 RT. Jadi ada 0,6 persen tempat yang terdampak. Ini data per jam 09.00 pagi tadi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kemudian, Anies mengatakan, terdapat 26 lokasi pengungsian. Ada sebanyak 329 keluarga dari total 3,6 juta keluarga yang ada di Jakarta menjadi korban banjir tersebut.

Anies mengatakan, penyebab banjir di Jakarta kali ini adalah intensitas curah hujan lebat di Jakarta yang mencapai diatas 100 mm per hari. Padahal, kapasitas sistem drainase di Ibu Kota itu hanya berkisar 50 mm-100 mm.

"Bila terjadi hujan diatas 100 mm per hari, maka pasti terjadi genangan karena memang kapasitasnya terbatas sampai 100 mm," kata Anies.

Menurut Anies ada kendala dalam menuntaskan banjir agar surut dalam waktu enam jam. Ia menyebut, meski hujan telah berhenti, tapi aliran air dari kawasan hulu dan kawasan tengah masih terus mengalir ke Jakarta.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

Kawasan hulu itu adalah daerah Bogor sedangkan kawasan tengah itu merupakan wilayah Depok.

"Jadi kita enam jam sesudah airnya surut di sungai, kembali normal, atau enam jam sesudah hujannya berhenti. Nah, yang terjadi adalah hujannya berhenti, tapi aliran dari hulu masih jalan terus. Sehingga di situlah menjadi kendala tersendiri," jelas dia.

"Itu sekarang dalam perjalanan ke Jakarta. Nah, dalam perjalanan ke Jakarta itu tentu berdampak pada kawasan kawasan yang ada di sekitarnya," imbuhnya.

Baca Juga: BMKG Cabut Status Siaga, Tersisa 5 Daerah Waspada Hujan di Jatim

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.