Rabu, 10 Jun 2026 12:24 WIB

Sketsa Wajah Pembunuh Terapis di Mojokerto Disebar

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menempelkan sketsa wajah pembunuh terapis di angkot
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menempelkan sketsa wajah pembunuh terapis di angkot

jatimnow.com - Satreskrim Polres Mojokerto Kota masih mencari identitas pelaku pembunuhan dan pembacokan terapis panti pijat Berkah di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.

Meski belum berhasil mengungkap identitas pelaku, tapi Satreskrim Polres Mojokerto Kota sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang tega membunuh terapis dan melukai seorang juru masak panti pijat Berkah milik Nasikha itu.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Untuk mempermudah proses penyelidikan dan penyidikan, Polres Mojokerto Kota menyebar sketsa wajah terduga pelaku.

"Sketsa wajah kami buat bertujuan untuk mempermudah penyelidik dalam proses penyelidikan. Harapannya bisa menjadi alat bantu petugas dalam penyelidikan," ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi, Kamis (11/2/2021).

Baca juga:  

Deddy menambahkan, sketsa wajah pembunuh itu disebar di tempat umum seperti rumah makan, angkutan kota hingga terminal.

"Dari keterangan saksi mata dan rekaman kamera CCTV, wajah pelaku seperti ini. Wajahnya oval, kulitnya sawo matang, rambutnya ikal dan usianya sekitar 25 sampai 30 tahun serta perawakannya kurus," bebernya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, dari rekaman video CCTV yang disita, pelaku kabur mengendarai motor Honda Beat berwarna pink.

"Sketsa dari keterangan lima saksi. Ada juga CCTV milik warga, hanya fokus halaman rumah, tidak fokus ke jalan. Sehingga pelaku melintas hanya tampak dari samping demikian dengan identitas kendaraan," tambahnya.

Alumni Akpol 1999 itu memaparkan bila dari hasil autopsi, korban Santi meninggal lantaran dibacok oleh pelaku memakai sebilah parang.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara. Korban mengalami luka akibat benda tajam dengan panjang tujuh sentimeter, dalam luka 15 sentimeter dan tembus ke tenggorokan," ungkapnya.

"Apakah parang itu ada di TKP atau dibawa pelaku. Tidak ada hasil yang menunjukkan ada hubungan badan karena di tubuh korban tidak ditemukan adanya sperma daripada pelaku," pungkasnya.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menunjukkan sketsa wajah pembunuh terapisKapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menunjukkan sketsa wajah pembunuh terapis

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.