Rabu, 29 Jul 2026 01:00 WIB

Sketsa Wajah Pembunuh Terapis di Mojokerto Disebar

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menempelkan sketsa wajah pembunuh terapis di angkot
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menempelkan sketsa wajah pembunuh terapis di angkot

jatimnow.com - Satreskrim Polres Mojokerto Kota masih mencari identitas pelaku pembunuhan dan pembacokan terapis panti pijat Berkah di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.

Meski belum berhasil mengungkap identitas pelaku, tapi Satreskrim Polres Mojokerto Kota sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang tega membunuh terapis dan melukai seorang juru masak panti pijat Berkah milik Nasikha itu.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Untuk mempermudah proses penyelidikan dan penyidikan, Polres Mojokerto Kota menyebar sketsa wajah terduga pelaku.

"Sketsa wajah kami buat bertujuan untuk mempermudah penyelidik dalam proses penyelidikan. Harapannya bisa menjadi alat bantu petugas dalam penyelidikan," ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi, Kamis (11/2/2021).

Baca juga:  

Deddy menambahkan, sketsa wajah pembunuh itu disebar di tempat umum seperti rumah makan, angkutan kota hingga terminal.

"Dari keterangan saksi mata dan rekaman kamera CCTV, wajah pelaku seperti ini. Wajahnya oval, kulitnya sawo matang, rambutnya ikal dan usianya sekitar 25 sampai 30 tahun serta perawakannya kurus," bebernya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, dari rekaman video CCTV yang disita, pelaku kabur mengendarai motor Honda Beat berwarna pink.

"Sketsa dari keterangan lima saksi. Ada juga CCTV milik warga, hanya fokus halaman rumah, tidak fokus ke jalan. Sehingga pelaku melintas hanya tampak dari samping demikian dengan identitas kendaraan," tambahnya.

Alumni Akpol 1999 itu memaparkan bila dari hasil autopsi, korban Santi meninggal lantaran dibacok oleh pelaku memakai sebilah parang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara. Korban mengalami luka akibat benda tajam dengan panjang tujuh sentimeter, dalam luka 15 sentimeter dan tembus ke tenggorokan," ungkapnya.

"Apakah parang itu ada di TKP atau dibawa pelaku. Tidak ada hasil yang menunjukkan ada hubungan badan karena di tubuh korban tidak ditemukan adanya sperma daripada pelaku," pungkasnya.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menunjukkan sketsa wajah pembunuh terapisKapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menunjukkan sketsa wajah pembunuh terapis

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.