Selasa, 28 Jul 2026 03:03 WIB

Polisi Telusuri Sumber Ledakan Keras di Mojokerto

jatimnow.com - Polisi melakukan penyelidikan terkait ledakan yang terjadi di bekas galian tambang pasir di Dusun Watuumpak, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan suara ledakan keras mengakibatkan beberapa rumah pecah kacanya.

Baca Juga: Anjing Unit K-9 Polda Jatim Bantu Ungkap Identitas Korban Mutilasi Mojokerto

Baca juga: Heboh Suara Ledakan Keras di Mojokerto, Ini Faktanya

"Lokasi tempat sampah ini diindikasikan tempat sampah yang tidak terdaftar. Ada sebagian perusahaan-perusahaan yang membuang sampah ke sana seperti cat, lem dan ada beberapa kaleng-kaleng yang kita dapati dan amati di lokasi," kata Dony, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, bekas kebakaran seperti abu telah dikirimkan ke laboratorium forensik untuk mendapatkan sumber dan penyebab ledakan.

"Cat, lem dan kaleng-kaleng yang kita dapati sudah di laboratorium forensik untuk pengecekan sumber ledakan ini dari sampah atau mungkin ada yang membuang sesuatu benda di sana. Ini masih dalam proses pendalaman," bebernya.

Alumni Akpol 2000 ini berharap, warga bisa menunggu hasil laboratorium forensik penyebab dan asal mula api muncul.

Baca Juga: Polisi Amankan 3 Pemuda di Mojokerto Diduga akan Pesta Sabu saat Patroli Malam

"Fenomena bola api, kita belum mengarah bisa ke sana karena ini hanya sebatas informasi dan tidak dibuktikan dengan dokumentasi. Tapi kita secara ilmiah dan laboratorium forensik yang mana akan kita tentukan penyebab ledakan, penyebab api itu darimana," terang dia.

"Ini kami masih berkoordinasi agar tidak simpang siur dan juga tidak mengarah kemana-mana untuk informasi tersebut. Kalau ada bola api kemudian sesuatu hal yang tidak masuk akal, ini kita akan jawab setelah hasil laboratorium forensik penyebab ledakan dan asal mula api itu darimana," tambahnya.

Sementara itu, pemilik lahan bekas tambang pasir Muslik menjelaskan, jika dirinya dan pemilik ronsokan Samsul Arif telah diperiksa oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Polwan Bakar Suami di Mojokerto jadi Tersangka

"Saya dan Pak Samsul mantan kepala dusun, Gopar, sopir 2 kernetnya 1, sama orang yang buang kayu sudah dimintai keterangan oleh polisi di Polres Mojokerto. Dua truk yang akan membuang sampah juga diamankan," katanya.

Sebelumnya, Supiah salah satu menjelaskan, jika dirinya dan pamannya yang bernama Samsul Arif memiliki ronsokan itu.

"Ini rongsokan pilihan tinggal setor dan dijual. Rongsokan itu kayak kuning (gabus). Saya punya sedikit rongsokan di sebelah sana (sambil menunjuk)," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.