Selasa, 09 Jun 2026 17:54 WIB

Polisi Telusuri Sumber Ledakan Keras di Mojokerto

jatimnow.com - Polisi melakukan penyelidikan terkait ledakan yang terjadi di bekas galian tambang pasir di Dusun Watuumpak, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan suara ledakan keras mengakibatkan beberapa rumah pecah kacanya.

Baca Juga: Anjing Unit K-9 Polda Jatim Bantu Ungkap Identitas Korban Mutilasi Mojokerto

Baca juga: Heboh Suara Ledakan Keras di Mojokerto, Ini Faktanya

"Lokasi tempat sampah ini diindikasikan tempat sampah yang tidak terdaftar. Ada sebagian perusahaan-perusahaan yang membuang sampah ke sana seperti cat, lem dan ada beberapa kaleng-kaleng yang kita dapati dan amati di lokasi," kata Dony, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, bekas kebakaran seperti abu telah dikirimkan ke laboratorium forensik untuk mendapatkan sumber dan penyebab ledakan.

"Cat, lem dan kaleng-kaleng yang kita dapati sudah di laboratorium forensik untuk pengecekan sumber ledakan ini dari sampah atau mungkin ada yang membuang sesuatu benda di sana. Ini masih dalam proses pendalaman," bebernya.

Alumni Akpol 2000 ini berharap, warga bisa menunggu hasil laboratorium forensik penyebab dan asal mula api muncul.

Baca Juga: Polisi Amankan 3 Pemuda di Mojokerto Diduga akan Pesta Sabu saat Patroli Malam

"Fenomena bola api, kita belum mengarah bisa ke sana karena ini hanya sebatas informasi dan tidak dibuktikan dengan dokumentasi. Tapi kita secara ilmiah dan laboratorium forensik yang mana akan kita tentukan penyebab ledakan, penyebab api itu darimana," terang dia.

"Ini kami masih berkoordinasi agar tidak simpang siur dan juga tidak mengarah kemana-mana untuk informasi tersebut. Kalau ada bola api kemudian sesuatu hal yang tidak masuk akal, ini kita akan jawab setelah hasil laboratorium forensik penyebab ledakan dan asal mula api itu darimana," tambahnya.

Sementara itu, pemilik lahan bekas tambang pasir Muslik menjelaskan, jika dirinya dan pemilik ronsokan Samsul Arif telah diperiksa oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Polwan Bakar Suami di Mojokerto jadi Tersangka

"Saya dan Pak Samsul mantan kepala dusun, Gopar, sopir 2 kernetnya 1, sama orang yang buang kayu sudah dimintai keterangan oleh polisi di Polres Mojokerto. Dua truk yang akan membuang sampah juga diamankan," katanya.

Sebelumnya, Supiah salah satu menjelaskan, jika dirinya dan pamannya yang bernama Samsul Arif memiliki ronsokan itu.

"Ini rongsokan pilihan tinggal setor dan dijual. Rongsokan itu kayak kuning (gabus). Saya punya sedikit rongsokan di sebelah sana (sambil menunjuk)," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.