Minggu, 07 Jun 2026 23:05 WIB

Pemuda di Mojokerto Pukuli Teman Kerja Pacarnya hingga Tewas

Tersangka digiring di Mapolres Mojokerto
Tersangka digiring di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Dua pemuda ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto karena terbukti melakukan penganiayaan mengakibatkan kematian atau pembunuhan.

Tersangka utama adalah Mako Abrianto Kartika Yudha (19), warga Dusun Sidowangi, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Sementara tersangka kedua adalah MTR, orang yang membantu Mako.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Sedangkan korban bernama Ananda Putra Wiyanto (18), warga Dusun Soso, Desa Cempokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, kasus ini diungkap menyusul laporan yang dibuat seorang ibu yang menyebut ada dugaan anaknya meninggal tidak wajar.

"Dari laporan itu kami bentuk tim investigasi untuk menyelidi kasus tersebut. Tersangka utama sudah diamankan. Ada juga hari ini dari hasil pemeriksaan ada tambahan satu pelaku yang mana masih dalam proses penyidikan," ujar Dony, Senin (25/1/2021).

Tersangka dan barang bukti dipamerkan di Mapolres MojokertoTersangka dan barang bukti dipamerkan di Mapolres Mojokerto

Dony menambahkan, modus kejadian didasari permasalahan asmara, di mana tersangka mendapatkan informasi bahwa Fia, pacarnya diganggu oleh korban.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Lalu tersangka meminta satu tersangka lain mengantar dan melakukan pemukulan dengan kunci inggris sebanyak kurang lebih tiga kali dan akhirnya menyebabkan luka berat di kepala korban," paparnya.

"Rumah itu adalah rumah majikannya di mana dijadikan untuk berkumpul dan pesta minuman keras," lanjut Dony.

Alumni Akpol 2000 ini menyebut, kunci Inggris sudah disiapkan oleh tersangka setelah menghubungi pacarnya.

"Untuk perempuan masih saksi. Ini masih dalam penyidikan. Saat pemukulan dari keterangan tersangka, ada rekan yang membantu karena korban sempat melindungi diri," sambungnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Sementara tersangka Mako mengaku dirinya mendapat kabar jika pacarnya disekap di dalam rumah dan hendak dilecehkan oleh temannya itu.

"Saat saya datang, si Fia menangis ke saya dan bilang ke saya jika dirinya dilecehkan dan terjadilah pemukulan itu," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.