Minggu, 14 Jun 2026 07:05 WIB

Ibu dan Anak Dijambret di Surabaya, Terseret 3 Meter hingga Terluka

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 19 Des 2020 17:46 WIB
Korban jambret menunggu anaknya menjalani pengobatan
Korban jambret menunggu anaknya menjalani pengobatan

jatimnow.com - Seorang wanita dan anaknya yang berusia 6 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Tidar, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jumat (19/12/2020) pukul 22.30 Wib.

Akibat ulah bandit jalanan itu, anak korban yang bernama FK harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka di bagian dahi sebelah kanan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saat ini saya masih fokus untuk kesembuhan anak saya dulu. Laporan nanti setelah anak saya sembuh atau sadar. Rencananya mau lapor ke Polsek Sawahan," kata Maria (33), kepada jatimnow.com, Sabtu (19/12/2020).

Warga Keputran Surabaya itu menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan anaknya. Awalnya, ia dan putrinya dari Gunawangsa Mal kemudian lewat Jalan Kedungdoro.

Saat di Jalan Tidar sekitaran Optik Joyo, dipepet dua orang laki-laki yang mengendarai motor matic. Keduanya menarik paksa tas Maria yang saat itu dislempangkan di pundak meski sudah ditutupi dengan jaket. Saking kerasnya tarikan, Maria dan anaknya tersungkur dari motor hingga terseret di jalan sejauh tiga meter.

"Saya sudah curiga pas dipepet itu. Langsung saya gas banter (kenceng). Tapi terus diikutin dan ditarik tas saya dari belakang. Karena tali tas saya ndak putus, motor saya oleng (tak terkendali) jadinya saya terjatuh," ceritanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pas jatuh itu, anak saya langsung saya peluk. Motor saya nabrak trotoar. Anak saya terseret aspal kepalanya dan seluruh tubuh. Sampai kepalanya (dahi) luka selebar 5-7 sentimeter. Jadi harus operasi tambal kulit," kata Maria saat menunggui putrinya yang tengah dirawat di salah satu RS di Surabaya selatan ini.

Maria menyebut jika para pelaku yang membuat anaknya terluka hingga masuk rumah sakit, itu masih muda dan diperkirakan berumur 25 tahun. Kedua pelaku mengendarai motor matic dan tidak memakai helm.

"Untuk barang-barang berharga saya, Alhamdulillah tidak ada yang hilang. Tapi anak saya yang jadi korban. Saya terus berdoa mudah-mudahan anak saya segera sembuh. Yang penting itu dulu, anak saya sembuh dulu," harapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Maria mengaku sempat menghubungi call center 112, dan juga meminta tolong warga. Namun, saat dihubungi tidak merespon. Beruntung bersamaan dengan itu ada sekuriti yang melintas. Ia akhirnya ditolong.

"Jalannya sudah sepi. Alhamdulillah ada bapak-bapak sekuriti yang lewat. Saya kemudian dibantu membawa anak saya ke rumah sakit. Awalnya saya bawa ke RSU dr Soetomo, tapi ditolak karena penuh. Akhirnya saya bawa ke sini," pungkas Maria sembari mengusap air matanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.