Sabtu, 13 Jun 2026 09:33 WIB

Pandemi Covid-19, Kompetisi Ketangkasan Berkuda di Pasuruan Disorot

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 19 Des 2020 13:42 WIB
Lomba equestrian sebelum pandemi covid-19 (foto dokumen)
Lomba equestrian sebelum pandemi covid-19 (foto dokumen)

jatimnow.com - Ajang Fun Equestrian Games atau lomba adu ketangkasan menunggangi kuda yang diselenggarakan oleh Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Kabupaten Pasuruan di tengah Pandemi Covid-19 disorot.

Pengacara muda, M Sholeh mengatakan kegiatan yang digelar dua hari hingga Minggu (20/12/2020) itu diminta untuk dibubarkan lantaran memicu terjadinya kerumunan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Idealnya dalam kondisi sekarang ini dimana angka Covid -19 semakin tinggi, maka siapa pun tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan yang menciptakan kerumunan," tegas M Sholeh, Sabtu (19/12/2020).

Ia mencontohkan kompetisi yang seharusnya digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sampai sekarang ini tidak bisa dilaksanakan, lantaran Pandemi Covid-19.

"Logikanya, semua gelaran olahraga apapun juga tidak boleh, agar tidak terjadi diskriminasi dalam cabang olahraga," ujarnya.

Ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk tidak tebang pilih dalam menegakkan protokol kesehatan.

"Aparat penegak hukum jangan takut dan tebang pilih," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Wisata Jatim: Telaga Sarangan Hujan, KBS-Taman Safari Cerah

Sementara itu, Kapolsek Prigen Polres Pasuruan, AKP Bambang Tri saat dikonfirmasi mengaku sudah mengamati dari awal penerapan protokol kesehatan dalam kompetisi adu ketangkasan berkuda tersebut.

"Penerapan protokol kesehatannya sudah bagus. Kami jajaran Muspika Prigen diminta datang langsung melakukan pengecekan," ucap Kapolsek Prigen, AKP Bambang Tri.

Presiden of Event Fun Equestrian Games, Brigjen TNI (Mar) Ivan AR. Titus, yang dikonfirmasi terkait gelaran acara tersebut, juga menerangkan jika seluruh peserta telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Yang bisa ikut ke arena hanya atlet, groom, kemudian pelatih. Itu saja. Kalau misalnya si atlit ini umurnya dibawah 17, itu boleh satu orang tuanya datang untuk mendampingi. Kedua, tidak ada penonton di sini, tidak kita izinkan. Ketiga, hanya orang yang terdaftar yang bisa masuk, disertai surat bebas Covid-19, baik rapid tes dan swab," terang Ivan AR Titus.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Ivan menerangkan jika pertandingan equestrian ini setiap peserta berlaga bergantian satu persatu menunjukkan ketangkasannya. Untuk tempat duduk peserta pun dibuat terpisah sehingga tidak terjadi kerumunan.

"Kalau peserta yang bertanding ini ada 11 klub, dan jumlah kudanya ada 50 kuda. Ini kan kegiatannya 2 hari, jadi setiap harinya yang bertanding ada 25 kuda," tandasnya.

Sementara itu, pihak manajemen Taman Safari Indonesia II Prigen hingga berita ini ditulis belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.