Sabtu, 06 Jun 2026 21:37 WIB

Pesan Berantai Berisi Larangan Pergi ke Kota Malang Dipastikan Hoaks

Pesan berantai berisi larangan pergi ke Kota Malang dipastikan hoaks
Pesan berantai berisi larangan pergi ke Kota Malang dipastikan hoaks

jatimnow.com - Larangan bagi warga untuk bepergian ke Kota Malang yang diterbitkan oleh Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, beredar secara berantai melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp (WA).

Dalam pesan berantai itu juga disebut bahwa bila ada yang nekat akan diberlakukan karantina selama 14 hari bagi mereka karena Kota Malang masuk zona hitam.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Pesan berantai berisi informasi tersebut Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata. Leo-sapaannya menegaskan bahwa informasi itu tidak benar alias hoaks.

"Saya tidak pernah mengeluarkan imbauan larangan bepergian ke Kota Malang. Itu merupakan berita bohong. Semua warga boleh mengunjungi Kota Malang, tapi harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat dengan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan," tegas Leo, Senin (14/12/2020).

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini langsung memerintahkan jajarannya untuk mendalami dan menyelidiki asal muasal pesan berantai tersebut untuk mengetahui siapa dalang dan yang memposting serta mengedarkan berita bohong tersebut.

"Kita sedang menyelidiki siapa pembuat dan pemposting pertama dari pesan berisi berita bohong itu. Sekarang semua anggota Polresta Malang Kota sedang menggencarkan sosialisasi bahwa pesan berantai larangan bepergian ke Kota Malang dan akan menerapkan karantina 14 hari adalah hoaks. Jadi masyarakat jangan percaya," paparnya.

Baca Juga: Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, 312 Ribu Kendaraan Padati Tol Pandaan-Malang

Berikut isi pesan berantai yang dipastikan hoaks tersebut:

Pemberitahuan Buat Saudara2 smua..Untk Bsok mulai Tgl 15-25 Desember jangan Berpergian Dlu ke Kota Malang…Himbauan Bpk Kapolresta Malang …Siapapun yg Bukan Orang Malang..klo Ada yg Masuk Ke kota Akan Dikarantina selama 14 hri. Krn Malang masuk Zona Hitam skrg. Mohon disebarkan Ke Tetangga dn Saudara2 Anda..atau Tmn2 terdekat Di grup Anda.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.