Sabtu, 06 Jun 2026 23:47 WIB

Pilwali Surabaya 2020

KIP dan BPNT Maju, Andalan Machfud Arifin Entas Kemiskinan

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 24 Nov 2020 10:08 WIB
KIP dan BPNT Maju
KIP dan BPNT Maju

jatimnow.com - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman berkomitmen memperluas kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dari yang selama ini hanya dibiayai dari pusat melalui APBN, akan ditambah dengan alokasi dari APBD Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Itu dilakukan guna mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di Surabaya

KIP dan BPNT dijalankan oleh Kemendikbud dan Kemensos. KIP dirancang untuk membantu anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu. Bantuan KIP bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Bisa buku, seragam, uang transport, atau kebutuhan lain.

Sedangkan BPNT adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah pusat. Itu diberikan pada Keluarga Penerima Manfaat melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warung yang bekerjasama dengan bank.

Machfud menemukan KIP dan BPNT masih menyisakan masalah besar di Surabaya. Yaitu penerima yang belum menyeluruh.

”Tidak semua warga tidak mampu di Surabaya mendapatkan bantuan. Pemerintah pusat harus memberikan alokasi pada daerah lain. Sehingga tidak semua warga tidak mampu di Surabaya dapat di-cover dengan bantuan KIP dan BPNT," katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (24/11/2020).

Jangkauan KIP dan BPNT yang belum menyeluruh itulah yang akan ditutupi Machfud jika menjadi wali kota Surabaya nanti.

"Siswa tidak mampu, dan warga tidak mampu yang belum di-cover KIP dan BPNT dari pemerintah pusat, akan kami cover dengan KIP Maju dan BPNT Maju," kata Arek Suroboyo asli itu.

"KIP Maju dan BPNT Maju menggunakan APBD Kota Surabaya, sehingga tidak tergantung pusat," lanjutnya.

Tidak hanya lebih menjangkau seluruh warga dan siswa tidak mampu Surabaya, nilai bantuan KIP Maju juga akan lebih besar dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Contohnya di tingkat SD, satu siswa mendapatkan bantuan KIP Rp 450 ribu per tahun. dalam KIP Maju nilainya akan menjadi Rp 650 ribu.

"Supaya besaran bantuan yang didapatkan sama, maka siswa yang sudah dapat KIP dari pemerintah pusat kami tambahi Rp 200 ribu," tegas Machfud.

Nilai bantuan yang lebih besar dalam KIP Maju itu juga akan diberikan pada siswa di level SMP dan SMA. Bantuan itu akan diberikan pada siswa yang sekolah di sekolah negeri, swasta, pendidikan umum, maupun madrasah.

Machfud menambahkan, KIP Maju bukan untuk membayar SPP. Karena SPP siswa tidak mampu digratiskan.

"SPP bagi anak dari keluarga tidak mampu gratis. KIP Maju digunakan untuk biaya personal pendidikan misalnya untuk kebutuhan transportasi, uang saku, dan biaya personal lainnya," papar Machfud.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk BPNT Maju, dalam pelaksanaannya akan memberdayakan UMKM atau toko kelontong yang ada di Surabaya.

Toko kelontong itu juga akan disambungkan dengan produsen bahan kebutuhan pokok. Sehingga mereka mendapatkan harga yang lebih baik.

BPNT Maju ini akan makin memperkuat program permakanan yang saat ini ada. Jadi program permakanan tidak akan dihapus.

"Warga tidak mampu yang mendapatkan BPNT dapat menukarkan voucher pada toko kelontong dan UMKM yang ada di sekitar tempat tinggal. APBD untuk rakyat, ekonomi berputar di rakyat," tandasnya.

Program KIP dan BPNT yang dibiayai oleh APBD Kota Surabaya tidak dilaksanakan pada periode wali kota Tri Rismaharini. Akibatnya, masih banyak warga tidak mampu di Surabaya yang tidak terbantu dan tidak terpenuhi kebutuhannya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.