Minggu, 07 Jun 2026 09:09 WIB

Bau Sampah TPA Tlekung Kota Batu Dikeluhkan Warga

TPA Tlekung Kota Batu
TPA Tlekung Kota Batu

jatimnow.com - Bau menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu kembali dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Mereka menuntut janji Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk mencarikan solusi agar bau menyengat dari tumpukan sampah di TPA itu tidak muncul. Sebab sejauh ini, janji itu tak kunjung terealisasi. Jika terus dibiarkan warga khawatir sampah itu mencemari lingkungan dan sumber mata air.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Padahal sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memiliki program membangun TPS Reuse, Reduce dan Recycle (3R) di setiap desa dan kelurahan untuk mengurangi volume sampah dan membeli mesin pengelola sampah.

Salah satu warga, Bambang Sumarto berharap keluhan yang diutarakan masyarakat sejak beroperasinya TPA Tlekung bisa diakomodir dan menjadi perhatian.

"Mohon diperhatikan, karena bau busuk yang menyengat sangat menganggu. Khususnya saat pagi dan sore hari," keluh Bambang, Kamis (12/11/2020).

Padahal menurut Bambang, keluhan itu sudah sering diutarakan baik kepada pemerintah desa (pemdes), dinas dan pimpinan daerah. Namun tetap saja tidak ada kejelasan.

Sementara Kepala Desa Tlekung, Mardi menjelaskan sebetulnya pihak pemdes sudah sering menampung keluhan dari masyarakat. Bahkan pemdes tak hanya sekali saja meneruskan keluhan ini ke pihak DLH.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Aduh gak sekali, sudah sering kita sampaikan ke dinas. Tapi tetap saja tidak ada tanggapan. Padahal keluhan bau ini sudah bertahun-tahun," paparnya.

Menurutnya, masyarakat sempat mengancam bakal menutup akses jalan menuju TPA Tlekung agar truk-truk pemuat sampah tak bisa masuk ke lokasi. Sebab bukan hanya bau, tapi perhatian serta kompensasi untuk warga juga tidak pernah ada.

"Kompensasi dan perhatian kepada masyarakat saja tidak ada. Dulu memang ada saluran biogas, tapi tidak bisa difungsikan karena gasnya tidak mencukupi," paparnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Beberapa waktu lalu, tambah Mardi, amarah masyarakat sempat mereda karena Pemkot Batu menjanjikan adanya pembangunan SMP Negeri 7 Kota Batu di Tlekung.

"Oke gak masalah karena pemerintah janji membangun SMPN 7 di Tlekung. Tapi jika itu tak terealisasi, jujur saya tidak tahu bagaimana nanti respon masyarakat. Tolonglah perhatikan seperti daerah lain. Jangan hanya jadi pembuangan sampah," tutupnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.