Rabu, 22 Jul 2026 13:46 WIB

Bau Sampah TPA Tlekung Kota Batu Dikeluhkan Warga

TPA Tlekung Kota Batu
TPA Tlekung Kota Batu

jatimnow.com - Bau menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu kembali dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Mereka menuntut janji Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk mencarikan solusi agar bau menyengat dari tumpukan sampah di TPA itu tidak muncul. Sebab sejauh ini, janji itu tak kunjung terealisasi. Jika terus dibiarkan warga khawatir sampah itu mencemari lingkungan dan sumber mata air.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Padahal sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memiliki program membangun TPS Reuse, Reduce dan Recycle (3R) di setiap desa dan kelurahan untuk mengurangi volume sampah dan membeli mesin pengelola sampah.

Salah satu warga, Bambang Sumarto berharap keluhan yang diutarakan masyarakat sejak beroperasinya TPA Tlekung bisa diakomodir dan menjadi perhatian.

"Mohon diperhatikan, karena bau busuk yang menyengat sangat menganggu. Khususnya saat pagi dan sore hari," keluh Bambang, Kamis (12/11/2020).

Padahal menurut Bambang, keluhan itu sudah sering diutarakan baik kepada pemerintah desa (pemdes), dinas dan pimpinan daerah. Namun tetap saja tidak ada kejelasan.

Sementara Kepala Desa Tlekung, Mardi menjelaskan sebetulnya pihak pemdes sudah sering menampung keluhan dari masyarakat. Bahkan pemdes tak hanya sekali saja meneruskan keluhan ini ke pihak DLH.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

"Aduh gak sekali, sudah sering kita sampaikan ke dinas. Tapi tetap saja tidak ada tanggapan. Padahal keluhan bau ini sudah bertahun-tahun," paparnya.

Menurutnya, masyarakat sempat mengancam bakal menutup akses jalan menuju TPA Tlekung agar truk-truk pemuat sampah tak bisa masuk ke lokasi. Sebab bukan hanya bau, tapi perhatian serta kompensasi untuk warga juga tidak pernah ada.

"Kompensasi dan perhatian kepada masyarakat saja tidak ada. Dulu memang ada saluran biogas, tapi tidak bisa difungsikan karena gasnya tidak mencukupi," paparnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Beberapa waktu lalu, tambah Mardi, amarah masyarakat sempat mereda karena Pemkot Batu menjanjikan adanya pembangunan SMP Negeri 7 Kota Batu di Tlekung.

"Oke gak masalah karena pemerintah janji membangun SMPN 7 di Tlekung. Tapi jika itu tak terealisasi, jujur saya tidak tahu bagaimana nanti respon masyarakat. Tolonglah perhatikan seperti daerah lain. Jangan hanya jadi pembuangan sampah," tutupnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.