Minggu, 14 Jun 2026 06:08 WIB

Warga Ponorogo Bawa Jenazah Seberangi Sungai, Ini Penjelasan Pemdes

Perangkat kelurahan tunjukkan sungai yang dilewati warga saat menggotong keranda jenazah
Perangkat kelurahan tunjukkan sungai yang dilewati warga saat menggotong keranda jenazah

jatimnow.com - Perangkat kelurahan atau pemerintah desa menanggapi viralnya video warganya menggotong keranda jenazah melewati sungai di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.

Perangkat Kelurahan Kadipaten, Wasis Nur Hidayat membenarkan jika area pemakaman itu berada di wilayahnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Viral Video Warga Bawa Jenazah Seberangi Sungai Disebut di Ponorogo

Menurutnya, beberapa tahun lalu warga telah membuat jembatan dari sesek atau bambu. Namun karena banjir akhirnya jembatan yang dibuat secara gotong royong itu hanyut.

"Itu tidak hanya sekali pembuatan jembatan. Sampai dua kali. Karena setelah hanyut yang pertama, warga membuat lagi," katanya, Rabu (21/10/2020).

Melihat kondisi itu, ada warga yang mewakafkan tanah untuk pemakaman di sisi selatan sungai. Sehingga jika ada warga yang meninggal dunia tidak perlu mengangkat untuk melintasi sungai.

"Sekarang pemakaman yang kuno sudah mulai ditinggalkan. Hanya saja kalau ada kerabat yang dimakamkan di seberang sungai, termasuk kejadian yang viral," ujar dia.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Ia menjelaskan, area pemakaman itu ada di dua wilayah. Satunya adalah pemakaman kuno bernama Makam Gedong yang berada di Dusun Munggungan, Kelurahan Kadipaten, Kabupaten Ponorogo dan makam di Desa Cekok.

"Sebenarnya bisa tanpa melintasi sungai. Tapi harus lewat memutar ada dua jembatan lain. Tapi karena sudah jadi tradisi dan tidak banjir ya memutuskan untuk lewat situ," terangnya.

Masyarakat sendiri juga tidak mempersoalkan peristiwa kemarin. Hanya saja viral di Facebook yang kemudian membuat persepsi yang berbeda.

"Intinya masyarakat tidak keberatan. Karena memang itu permintaan keluarganya," pungkasnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan warga menggotong keranda jenazah dengan melewati sungai untuk menuju ke makam menjadi viral di Facebook.

Dalam video dari Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) dengan durasi 1 menit 50 detik itu, terlihat warga bergotong royong menggotong keranda menuju ke pemakaman. 

"Ngene iki pemerintah ora enek sing duwe cita-cita gawekne jembatan to? Lokasi Kadipaten, Babadan. (Seperti ini pemerintah tidak ada yang punya cita-cita membuatkan jembatan? Lokasi Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan," tulis akun @Wahyu RastaUadus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.