Diperiksa Polisi Soal Candaan Bom, Ini Alasan Anggota DPRD Banyuwangi
jatimnow.com - Dua oknum anggota DPRD Banyuwangi, Naufal Badri dan Basuki Rachmat yang bercanda soal bom di pesawat itu mengaku hanya sebatas guyonan belaka.
Namun, karena tempatnya di Bandara Banyuwangi yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II yang juga merupakan objek vital itu, keduanya kini berurusan dengan aparat kepolisian resor Banyuwangi.
Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026
Terlebih keduanya merupakan wakil rakyat di Bumi Blambangan mewakili Daerah Pemilihan I (Banyuwangi Kota, Glagah, Licin, Kalipuro, Giri, dan Wongsorejo), yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
Naufal Badri yang juga Ketua DPC Gerindra Banyuwangi mengatakan, saat diperiksa oleh pihak keamanan Bandara Banyuwangi dirinya hanya bermaksud menanyakan kepada petugas setempat.
"Apa ada bahan yang bisa meledak? Saya tanya ke teman saya. Ndak ada, gitu," celetuk Naufal di Mapolres Banyuwangi, Rabu (23/5/2018).
Dalam kesempatan itu dirinya juga mengelak terkait beberapa pemberitaan beberapa media bahwa dirinya membawa bom.
Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Bom Udara di Blitar: Berbobot 100 Kg, Dipastikan Masih Aktif
Sementara itu, Ketua DPC Hanura Banyuwangi Basuki Rachmat enggan berkomentar banyak dan mengelak telah mengancam Aviation Security (Avsec) bandara saat ditemui di Mapolres Banyuwangi.
"Ndak benar itu (mengancam petugas pengamanan bandara, red). Nanti saja kronologinya saya ceritakan setelah pemeriksaan," katanya.
Reporter: Hafiluddin Ahmad
Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
URL : https://jatimnow.id/baca-3053-diperiksa-polisi-soal-candaan-bom-ini-alasan-anggota-dprd-banyuwangi