Selasa, 28 Jul 2026 04:57 WIB

Ini Kronologi Pemuda di Mojokerto yang Gorok Ayah dan Ibunya

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander

jatimnow.com - Tersangka Adi Muryadi Hermanto (28) yang menganiaya Yasin (70) dan Muripah (60) diketahui menggorok orangtuanya saat keduanya sedang tertidur pulas.

"Sabtu (26/9) pukul 20.00 Wib, tersangka pamit untuk kerja di Sidoarjo. Orang tuanya bilang jangan sekarang besok saja nak. Akhirnya tersangka masuk lagi ke rumah karena saat itu bawa sarung. Dan si ibu dan yang bersangkutan tidur juga tidur di sebelah. Tiba-tiba matanya melotot dan akhirnya emosi," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada jatimnow.com, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Baca juga:  

Ia menambahkan, saat itu tersangka yang emosi kemudian membenturkan kepala ibunya ke dinding dan ditendang. Ia kemudian mengambil pisau yang ada di bawah televisi.

"Tersangka langsung melukai korban ibu dan bapak. Setelah itu tetangganya bernama Slamet beserta istri mendengar ada teriakan minta tolong. Pak Slamet sempat melerai pada saat yang bersangkutan masih jongkok di sisi kiri atau kanan orang tuanya posisi si anak (tersangka) masih memegang pisau. Akhirnya Slamet lari keluar dan meminta bantuan masyarakat dan menghubungi polsek lalu korban dibawa ke rumah sakit," papar dia.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Alumni Akpol 2000 ini menjelaskan, saat Adi yang berprofesi sebagai penjual bubur kacang hijau keliling itu pamitan ke ibunya di teras rumah, diketahui jika ayahnya telah tidur karena sakit.

"Apakah tersangka ini merasa tidak diperbolehkan berangkat akhirnya mungkin emosi ini masih dalam proses pendalaman pemeriksaan oleh tim kepada saksi-saksi termasuk kawan tersangka," ujar dia.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menyebut, tersangka akan diperiksa kejiwaan jika proses penyidikan melihat itu perlu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Sementara ini kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi, tersangka dan juga kawan-kawannya. Terkait dengan menyangkut kejiawaan masih dalam pendalaman pemeriksaan dulu," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.