Minggu, 14 Jun 2026 08:43 WIB

Wali Kota Risma Diingatkan untuk Batalkan Dana Kelurahan Rp 63 Miliar

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 29 Sep 2020 12:15 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diingatkan untuk mengecek lagi penyusunan anggaran dana kelurahan yang nilainya Rp 63 Miliar.

Atau membatalkan dana kelurahan tersebut, karena penyusunannya dinilai menyalahi Peraturan wali kota (Perwali) Surabaya Nomor Nomor 68 Tahun 2019 pasal 19 ayat 1, 2 dan pasal 3.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Baca juga: Anggaran Dana Kelurahan di Kota Surabaya Disoal

"Tadi di paripurna, saya menyampaikan ke Bu Wali (Risma). Bu Wali, tolong untuk dicek lagi. Jika, ternyata dalam tahapan perencanaan tidak dilakukan sesuai dengan Perwali 68 Tahun 2019 pasal 19, saya memberikan usulan untuk ini (dana kelurahan) tidak dilaksanakan, tapi dialihkan kepada program kegiatan penanganan Covid-19 di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi, dan kebutuhan dasar masyarakat," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, Senin (28/9/2020) malam.

Reni menerangkan, terjadi perubahan penyusunan anggaran Dana Kelurahan, yang proses penyusunannya dinilai melanggar Perwali Surabaya no 68 Tahun 2019 Pasal 19.

Dalam penyusunan anggaran dana kelurahan seharusnya melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kelurahan, dengan melibatkan ketua rukun warga (RW), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Namun dari temuan politisi PKS ini, ada berbagai kejanggalan penyusunan dana kelurahan seperti untuk pengadaan barang, sarana prasarana, yang diperuntukan untuk pengadaan LCD, printer dan barang lainnya.

Kebutuhan barang tersebut ternyata tidak sesuai yang dihasilkan dari musrenbang kelurahan. Dan tidak ada berita acara kesepakatan bersama yang melibatkan RW. Hanya ada tanda tangan lurah dan LPMK saja.

"Memang ada LCD, printer, ada tenda. Kalau bicara tenda, kan di tengah Pandemi Covid-19 tidak ada pertemuan-pertemuan. Harusnya anggaran dana kelurahan itu untuk kebutuhan yang lebih urgen. Ini saya kira kita harus menjalani tahapan-tahapan ini sesuai dengan aturan. Aturan dibuat untuk dilaksanakan," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Reni menceritakan, dari pandangan akhir fraksi sudah mengingatkan kembali bahwa di kondisi seperti (Pandemi Covid-19) ini keselamatan warga, kebutuhan masyarakat itu menjadi pijakan prioritas menganggarkan dan melaksanakan anggaran ini.

"Saya kira ini juga sudah diingatkan. Saya tadi menginterupsi, hati-hati loh. Saya mengingatkannya tadi dalam konteks tahapan sesuai aturan. Itu yang saya ingatkan. Tapi kalau kemudian ada yang punya penilaian misalkan ini disalahgunakan untuk kepentingan elektoral dan sebagainya, saya kira bisa dinilai sendiri oleh para pakar," terangnya.

"Yang jelas saya mengingatkan bahwa, sering menyampaikan menggunakan anggaran ini secara aturan, secara kemanfaatan, semata-mata itu untuk masyarakat, untuk publik. Jadi, harus hati-hati. Nggak pilkada (pilwali) saja harus hati-hati, apalagi ini menjelang pilkada," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.