Rabu, 10 Jun 2026 07:02 WIB

Server Induk Trouble, Pelayanan Dispendukcapil Ponorogo Lumpuh

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 22 Mei 2018 12:45 WIB
Suasana kantor Dispendukcapil Ponorogo yang sepi.
Suasana kantor Dispendukcapil Ponorogo yang sepi.

jatimnow.com - Selama dua hari warga Ponorogo dipastikan tidak bisa mengurus segala macam jenis kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo.

Pasalnya, server induk trouble mulai dari Senin (21/5/2018), dan kerusakan tersebut diprediksi baru bisa diatasi sampai Rabu (23/5/2018) esok.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Di kantor Dispendukcapil Komplek Perkantoran Pemkab Ponorogo yang ada di Alun-Alun Ponorogo terlihat sepi, pelayanannya pun otomatis lumpuh.

Karena memang seluruh warga yang sempat datang pada pagi hari harus balik lagi karena tidak bisa dilayani.

"Iya memang ada trouble di server kami yang mengatur komunikasi data antara sistem komputer dengan hardisk," tutur Administrator Database Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Anwar Taufiq, Selasa siang.

Menurutnya, pelayanan mengalami trouble sejak Senin (21/5/2018) sekitar pukul 11.30 WIB. Dan diperkirakan server baru selesai diperbaiki Rabu (23/5/2018). Normalnya bisa digunakan pada Jumat (25/5/2018).

"Tim teknisi sudah menangani tapi tetap belum stabil. Sudah berusaha maksimal tapi tidak bisa. Akhirnya harus dibawa ke servis center," terang Anwar.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Anwar menerangkan teknisi Dukcapil sebenarnya sudah melakukan usaha perbaikan namun karena yang mengalami kerusakan adalah hardware.

"Jika dilakukan perbaikan sendiri ditakutkan ada kerusakan karena disitu data base utama. Jadi kami bawa ke servis center di Surabaya," ujarnya

Anwar menegaskan, kerusakan ini penyebab utamanya adalah hardware bukan karena di hack oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. "Ini murni kerusakan hardware bukan karena oknum," papar dia.

Akibat kerusakan ini, setidaknya pelayanan pencetakan administrasi kependudukan seperti pencetakan e-KTP, KTA dan Kartu Keluarga (KK) terhambat.

Baca Juga: Aplikasi IKD di Tulungagung Belum Diminati Masyarakat, Ini Kendalanya

"Kalau nanti dibuka tidak akan ada penumpukan hanya mungkin ketambahan saja, sehari ada 500 cetak e-KTP, 300 KK, 80 akta," bebernya.

Anwar mengaku saat ini sistem server yang ada di Dispendukcapil belum ideal. Seharusnya, ada dua server yang bisa menggandakan data. "Di sini belum ideal servernya," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.