Minggu, 07 Jun 2026 04:12 WIB

Pilwali Surabaya 2020

MWC NU Desak Kepengurusan PCNU Surabaya 2015-2020 Diganti

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 08 Sep 2020 10:06 WIB
Kegiatan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Surabaya
Kegiatan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Surabaya

jatimnow.com - Setelah Forum Kader Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya, kali ini giliran Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se Surabaya juga mendesak PWNU Jawa Timur dan PBNU segera mengganti kepengurusan PCNU Surabaya periode 2015-2020.

Tuntutan MWC NU se Surabaya itu sebagai bentuk kritikan atas viralnya video nonton bareng (nobar) pengumuman rekomendasi PDI Perjuangan (PDIP) untuk Pilwali Surabaya 2020 di Kantor PCNU, pada Rabu (2/9/2020) lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Baca juga: Histeria Pilwali, Pengurus PCNU Surabaya 2015-2020 Diminta Dibekukan

"Bagaimana pun alasannya, itu tidak boleh. Jangankan di dalam kantor, di depan kantor sendiri, kalau sudah kelihatan itu kantor jamiyah Nahdlatul Ulama, jangan sampai dijadikan tempat transaksi politik," ujar Mustasyar NU Cabang Surabaya, KH Ahmad Dzul Hilmi, Senin (7/9/2020) malam.

"Ini yang kami prihatinkan karena mereka sudah terlalu masuk ke dalam. Padahal dulu sangat ketat sekali. Jangan sampai NU itu tercoreng gara-gara dukung mendukung ini. Gara-gara politik praktis," tambah Kiai Dzul Hilmi.

Ditanya terkait langkah ke depannya akan seperti apa, kiai yang juga mantan Rais Syuriah PCNU Surabaya periode 2010-2015 itu mengatakan bahwa akan membentuk tim investigasi.

"Mungkin nanti wilayah sendiri, ada yang tahu, ada yang sudah melaporkan. Jadi wilayah NU sendiri akan mengadakan membentuk tim investigasi. Setelah itu akan diusulkan ke PWNU. Karena PWNU yang berhak untuk menggantikan atau membekukan," jelasnya.

"Pokoknya masalah kebijakan-kebijakan masalah kepengurusan itu nanti PWNU yang memutuskan. Sehingga PWNU hanya melakukan investigasi," imbuhnya.

Kiai Dzul Hilmi menegaskan bahwa pertemuan malam ini bertujuan untuk segera bisa menggantikan kepengurusan yang ada dengan kepengurusan yang lebih bagus lagi.

"Tujuannya itu supaya tidak sampai mencemarkan nama NU," tegasnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Jadi, NU itu bukan organisasi politik, tapi organisasi masyarakat. Jadi membebaskan mendukung siapa saja, asalkan jangan melibatkan NU. Kalau orang-orang NU ya harus mendukung, harus meramaikan pemilihan itu. Jangan sampai tidak mau milih. Enggak. Ini kan masalahnya jamiyah NU jangan sampai terlibat. Kalau ada apa-apa NU-nya yang kena. Itu. Kalau masalah pribadi silahkan. Di luar tapi," papar Kiai Dzul Hilmi.

Sebelumnya Ketua Forum Kader NU Surabaya Miftah Jauhari mengatakan, kecaman yang dilayangkan oleh pihaknya bukan semata-mata hanya karena aktivitas nobar saja. Melainkan juga adanya dugaan afiliasi politik antara PCNU Surabaya dengan salah satu paslon Pilkada Surabaya 2020.

"Beredarnya video euforia beberapa pengurus PCNU terkait kegembiraan yang berlebihan pada saat pengumuman hasil rekom cawali-cawawali oleh PDIP kepada Eri-Armuji," ujarnya.

Kegembiraan yang diluapkan dan direkam dalam video itu pun disesalkan oleh kader NU di Surabaya. Miftah menyebut ada yang prihatin sekaligus malu. Sebab, Kantor PCNU Kota Surabaya telah dijadikan aktivitas politik praktis.

"Dari situ ada komunikasi beberapa kader mulai IPNU, Ansor, NU ranting kecamatan kota untuk segera merapatkan dan membuat Forum Kader NU Surabaya," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Forum Kader NU Surabaya, lanjut Miftah, mengutuk keras tindakan PCNU Surabaya, menyesalkan dan mengecam adanya peristiwa politik di Kantor PCNU Surabaya. Mereka menyayangkan adanya dugaan transaksi politik terkait rekomendasi PDIP.

"Karena ada capture bahwa Rais Syuriah KH Mas Sulaiman Nur membubuhkan tanda tangan merekom Eri jadi calon wali kota PDIP," ungkapnya.

Forum Kader NU juga mengimbau seluruh kader supaya menyelamatkan kantor NU dan meminta PWNU Jatim serta PBNU segera membekukan kepengurusan PCNU Surabaya 2015-2020.

"Pernyataan ini kami kirim ke PWNU (Jatim). Rekaman (video) itu lampiran, tapi secara personal pengurus PWNU sudah tahu, kemudian pelangaran norma ini akan kami susun," tambah Miftah.

KH Ahmad Dzul Hilmi

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.