Selasa, 09 Jun 2026 19:45 WIB

Begini Modus Produsen Motor Aspal di Pasuruan yang Dibongkar Polisi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 05 Sep 2020 14:19 WIB
Motor aspal hasil produksi tersangka Yono diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim
Motor aspal hasil produksi tersangka Yono diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim

jatimnow.com - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus mendalami dan mengembangkan kasus produsen motor asli tapi palsu (aspal) di Pasuruan yang mereka bongkar. Sejumlah fakta diperoleh dalam pemeriksaan lanjutan.

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, Kompol Oki Ahadian menyampaikan, otak dari produksi motor aspal itu adalah Yono, warga Ngawen, Parerejo, Purwodadi, Pasuruan. Selain ahli dalam mengubah nomor rangka dan mesim motor, Yono juga lah yang menadah motor-motor hasil curian para pelaku.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Bersama Yono, Oki dan timnya juga meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yaitu Shafa Kurnia Haris dan Chotib, keduanya warga Krajan, Krengih, Rembang, Pasuruan.

"Selain menjadi penadah motor curian, pelaku Yono ini kadang menerima pesanan mengubah nomor rangka dan nomor mesim motor," ujar Oki, Sabtu (5/9/2020).

Baca juga:  Produsen Motor Aspal di Pasuruan Dibongkar, Tiga Pelaku Diamankan

Menurut Oki, dalam aksinya Yono mencari motor hasil curian, baik secara manual dengan menghubungi para pelaku curanmor. Motor yang dicari Yono disesuaikan dengan BPKB dan STNK asli yang sudah ia dapat dengan cara membeli.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

"Kadang pelaku ini juga membeli motor secara online," papar Alumni Akpol Tahun 2003 ini.

Setelah mendapat motor yang sesuai, Yono kemudian mengubah nomor rangka dan mesinnya disesuaikan dengan BPKB dan STNK asli yang sudah ia pegang. Setelah jadi, motor itu kemudian dijual dengan harga normal sesuai dengan jenis, tahun dan kondisinya.

"Pelaku Yono ini sudah ahli, sehingga pembeli menyangka motor aspal yang diproduksinya itu ternyata motor curian," paparnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku Yono sudah memproduksi motor-motor aspal itu sejak lima bulan lalu sebelum ditangkap. Yono pun licin, sebab dalam pemeriksaan dia berdalih lupa berapa unit motor aspal yang sudah diproduksinya.

"Dia mengaku lupa dan hanya menyebut sekitar 50 an unit motor," tandas Oki.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.