Senin, 06 Jul 2026 04:01 WIB

Penanganan Pasien di Ponorogo Diprotes Warga, Ini Jawaban Dinkes

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Agu 2020 12:29 WIB
Warga Dukuh Janti, Desa Ngelurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo saat menyampaikan tuntutannya
Warga Dukuh Janti, Desa Ngelurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo saat menyampaikan tuntutannya

jatimnow.com - Pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Kecamatan Sampung, Ponorogo yang sebelumnya dipulangkan ke rumah kini telah dibawa kembali ke Rumah Sakit Muhammadiyah untuk menjalani perawatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini mengatakan bahwa pasien yang dimaksud beberapa waktu lalu datang ke salah satu rumah sakit dengan maksud operasi mata.

Sebelum menjalani operasi, pasien dilakukan screening dengan rapid test.

Baca juga: Penanganan Pasien di Puskesmas Sampung, Ponorogo Diprotes Warga

"Hasil dari rapid test reaktif, Sehingga sesuai protap selanjutnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab test," jelas Irin sapaan akrab drg Rahayu Kusdarini, Selasa (25/8/2020).

Disebutkannya, pasien itu menjalani swab test pada 14 Agustus dan hasilnya diketahui terkonfirmasi Covid-19. Pasien kemudian diisolasi di rumah sakit tempat dia akan di operasi.

"Setelah diterapi di RS kemarin, pemeriksaan swab lanjutan dinyatakan negatif dan kondisi umum dinyatakan baik oleh dokter," terangnya.

Pasien dinyatakan sembuh dan dijemput pihak puskesmas untuk diantar pulang.

"Kemarin sore sepulang dari RS baik-baik saja. Tetapi sesampai di rumah ketika turun dari ambulans dipapah petugas. Nampaknya pasien itu lemas," tambahnya.

Saat ini pasien sudah dijemput kembali oleh puskesmas untuk diantar kembali menjalani perawatan di RS Muhammadiyah. Menurutnya, pasien sebenarnya secara keseluruhan kondisinya baik. Terkait kondisinya yang lemas ketika sampai di rumah, ia menduga karena faktor psikologi.

"Jadi ini dirawat lagi di RS. Akan kami pantau terus sampai stabil kondisinya, baru kemudian dipulangkan kembali," pungkasnya.

Seperti diberitakan, puluhan warga Dukuh Janti, Desa Ngelurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo melurug puskesmas setempat, Senin (24/8). Mereka kecewa atas proses pemulangan salah satu warga eks pasien konfirmasi Covid-19.

Sekitar 25 warga itu juga mendatangi Kantor Desa Ngelurup. Mereka datang dengan membawa beberapa spanduk dan poster berisi tuntutan terkait pemulangan pasien Covid-19 yang justru keadaannya kian memburuk.

Kadinkes Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Nyaris Tuntas, 95 Persen Jemaah Haji Tiba via Debarkasi Surabaya

Progres pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya telah mencapai 95 persen (42.013 orang). PPIH mencatat 17 jemaah masih dirawat di Arab Saudi dan 77 orang wafat.

Libur Sekolah, Volume Pengguna Commuter Line Area 8 Surabaya Melonjak 11,69%

Total volume pengguna commuter line di area 8 Surabaya menembus 374.110 orang, dengan rata-rata melayani 53.444 pengguna per hari.

PPLI dan DESI Hadirkan Soiusi Pengelolaan Limba yang Aman dan Berkelanjutan

Wujud sinergi DOWA Group di Indonesia dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang aman, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor industri.

Kisah Apoteker asal Surabaya Lolos S3 Griffith University Australia

Alumni Farmasi UNAIR apt. Khusnul Fitri Hamidah melanjutkan studi doktoral di Griffith University setelah berkarier di RS Universitas Airlangga

Diduga Lakukan Penggelapan, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Polisi

Satreskrim Polres Tulungagung melakukan mediasi kepada kedua belah pihak. Namun belum menemukan titik temu dalam pembahasannya.

Krisis Biokultural Ancam Bahasa, Ritual, dan Pengetahuan Masyarakat Adat

WGII mengingatkan krisis biokultural mengancam bahasa, ritual, dan pengetahuan Masyarakat Adat yang selama ini menjaga alam Indonesia.