Sabtu, 06 Jun 2026 08:57 WIB

Penghancuran Massal Kijing Kuburan di Ponorogo

Puing-puing kijing setelah dibongkar/Mita Kusuma
Puing-puing kijing setelah dibongkar/Mita Kusuma

jatimnow.com - Pembongkaran kijing di Pemakaman Asem Buntung, Ponorogo, oleh pihak kelurahan masih menimbulkan pro kontra, Kamis (1/3/2018).

Pasalnya makam yang terletak di Jalan MT Haryono, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo terus didatangi masyarakat yang penasaran mendengar penghancuran kijing-kijing makam tersebut.

Kebanyakan mereka yang datang mengeluhkan tidak ada sosialisasi dari pihak kelurahan. Beberapa diantaranya terlihat menangis menyaksikan kijing di makam kerabatnya telah hancur.

"Tidak ada sosialisasi dari kelurahan. Saya tahunya juga kemarin malam. Itupun bukan karena sosialiasi," kata salah satu warga yang mengaku bernama Peni.

Warga Jalan Sriwijaya ini mengatakan, mengetahui kabar itu dari suaminya. "suami saya lewat saat kerja. Kok makam dibongkar. Saya ingin membuktikan ini," katanya.

Dia berharap, kondisi makam bisa dikembalikan seperti semula karena banyak anggota keluarganya yang dimakamkan di Makam Asem Buntung.

Sementara, Lurah Mangkujayan, Arwangi, bersikukuh sudah ada persetujuan RT untuk pembongkaran untuk menyiasati penyempitan lahan makam.

Menurut dia, RT di Kelurahan Mangkujayan, Jingglong dan Tambakbayan juga sudah mendapat pemberitahuan.

"Saya sudah memberi sosialisasi kok. Dan semua setuju. Sudah sepakat. Jika tidak ditata akan semrawut," bebernya.

Dia menyakinkan, bahwa kijing makam yang dibongkar untuk menjadikan area pemakaman lebih rapi. Dan jalan akan lebih luas. Sehingga akan bisa menampung lebih banyak.

"Sudah terlalu sesak. Jalan juga akan lebar. Paling perlu waktu sampai satu bulan," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma

Baca Juga: Kuburan Nenek di Malang Dibongkar Polisi, Tewas Tak Wajar Diduga Dibunuh Cucu

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.