Kamis, 23 Jul 2026 02:15 WIB

Penghancuran Massal Kijing Kuburan di Ponorogo

Puing-puing kijing setelah dibongkar/Mita Kusuma
Puing-puing kijing setelah dibongkar/Mita Kusuma

jatimnow.com - Pembongkaran kijing di Pemakaman Asem Buntung, Ponorogo, oleh pihak kelurahan masih menimbulkan pro kontra, Kamis (1/3/2018).

Pasalnya makam yang terletak di Jalan MT Haryono, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo terus didatangi masyarakat yang penasaran mendengar penghancuran kijing-kijing makam tersebut.

Kebanyakan mereka yang datang mengeluhkan tidak ada sosialisasi dari pihak kelurahan. Beberapa diantaranya terlihat menangis menyaksikan kijing di makam kerabatnya telah hancur.

"Tidak ada sosialisasi dari kelurahan. Saya tahunya juga kemarin malam. Itupun bukan karena sosialiasi," kata salah satu warga yang mengaku bernama Peni.

Warga Jalan Sriwijaya ini mengatakan, mengetahui kabar itu dari suaminya. "suami saya lewat saat kerja. Kok makam dibongkar. Saya ingin membuktikan ini," katanya.

Dia berharap, kondisi makam bisa dikembalikan seperti semula karena banyak anggota keluarganya yang dimakamkan di Makam Asem Buntung.

Sementara, Lurah Mangkujayan, Arwangi, bersikukuh sudah ada persetujuan RT untuk pembongkaran untuk menyiasati penyempitan lahan makam.

Menurut dia, RT di Kelurahan Mangkujayan, Jingglong dan Tambakbayan juga sudah mendapat pemberitahuan.

"Saya sudah memberi sosialisasi kok. Dan semua setuju. Sudah sepakat. Jika tidak ditata akan semrawut," bebernya.

Dia menyakinkan, bahwa kijing makam yang dibongkar untuk menjadikan area pemakaman lebih rapi. Dan jalan akan lebih luas. Sehingga akan bisa menampung lebih banyak.

"Sudah terlalu sesak. Jalan juga akan lebar. Paling perlu waktu sampai satu bulan," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.