Rabu, 22 Jul 2026 14:17 WIB

Kasada, Warga Suku Tengger Gunung Bromo Doakan Corona Segera Sirna

Yadya Kasada di Gunung Bromo
Yadya Kasada di Gunung Bromo

jatimnow.com - Warga Suku Tengger Bromo menggelar ritual Yadnya Kasada di Gunung Bromo, Selasa (7/7/2020) dinihari.

Sebelum sesajen dari hasil bumi dilarung ke mulut kawah, warga suku Tengger dari empat wilayah diantaranya Probolinggo, Pasuruan Lumajang dan Malang berkumpul di Pura Luhur Poten di Kaldera lautan pasir Gunung Bromo untuk memanjatkan doa yang dipandu oleh para dukun pandita.

Baca Juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto mengatakan pelaksanaan Yadnya Kasada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab saat ini tidak ada wisatawan yang bisa melihat dan menyaksikan ritual tersebut karena Pandemi Corona.

"Namun masalah ritual umat Suku Tengger tetap khidmat dalam pelaksanaannya," katanya.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

Ia melanjutkan, selain menyerahkan hasil bumi oleh warga Suku Tengger sebagai sesembahan untuk Joko Seger dan Roro Anteng, mereka juga menyelipkan doa kepada Sang Hyang Widi agar wabah Virus Corona segera sirna.

"Agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal tanpa ada wabah Corona lagi," jelasnya.

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

Dalam pelaksanaan Yadnya Kasada di tengah Pandemi Corona, Bambang mengaku umat suku Tengger tetap mematuhi aturan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita berharap usai pelaksanaan Yadnya Kasada, Corona sudah berakhir dan kehidupan masyarakat Tengger segera kembali pulih kembali termasuk kawasan wisata Gunung Bromo segera dibuka kembali," tandasnya sambil menyebut dalam pelaksanaan Yadya Kasada tahun ini ada tiga warga dikukuhkan menjadi dukun pandita baru yakni 1 warga dari Desa Sapikerep dan 2 asal Sariwani Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.