Senin, 08 Jun 2026 00:16 WIB

Bupati Ipong Launching Program Ketahanan Dapur di Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 30 Jun 2020 17:18 WIB
Launching program ketahanan dapur di Ponorogo
Launching program ketahanan dapur di Ponorogo

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni melauncing program ketahanan dapur di Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak, Selasa (30/6/2020).

Program itu difokuskan pada penguatan ketersediaan pangan secara mandiri oleh masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah, masyarakat dapat mencukupi kebutuhan pangan tanpa harus membeli.

"Masyarakat dapat menanam tanaman seperti tanaman obat keluarga (Toga), sayur-sayuran, buah-buahan, dan pembudidayaan ikan dalam ember (budikdamber) di pekarangan rumah," kata Bupati Ipong.

Menurutnya, program sosial ekonomi ini berfungsi untuk menangani dampak Covid-19 yang terjadi di tengah masyarakat.

Diharapkan seluruh desa di Bumi Reog dapat menjalankan program ini sehingga setiap keluarga dapat mencukupi kebutuhan pangan rumah tangga sendiri.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kalau semua ini jalan, kebutuhan pangan rumah tangga setiap hari tercukupi. Syukur-syukur bila berlebih mereka bisa menambah jumlah produksi sayuran di Ponorogo. Jadi bisa mengurangi pengeluaran dan menambah pendapatan untuk keluarga," ujarnya.

Dengan budidaya ikan lele yang dipadukan dengan kangkung, program ini juga bisa menjadi solusi mencukupi kebutuhan protein setiap harinya. Ikan lele mudah dibudidayakan di segala jenis kolam.

"Ini yang terus kita dorong untuk dimaksimalkan. Sehingga selama Covid-19 ini masyarakat kita tidak lagi kebingungan dalam urusan dapur," terangnya.

Baca Juga: Marinir Panen 17 Ton Padi di Sidoarjo, Perkuat Pangan TNI AL

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan ( Dispertahankan) Ponorogo, Andy Susetyo mengatakan program ini telah dilakukan sejak 2015 lalu dengan nama Kawasan Rumah Pangan Lestari ( KRPL).

"Jadi di satu KRPL bisa ada 19 jenis tanaman, termasuk budidaya ikan lele sebagai protein. Saat ini juga kita kembangkan budidaya jamur merang juga di KRPL yang saat ini dirubah namanya menjadi program ketahanan dapur, karena saat ini kita menghadapi Covid-19," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.