Minggu, 07 Jun 2026 08:03 WIB

Cerita Penangkapan Para WNA Sindikat Penipuan Online

Ilustrasi (Foto: theinquirer.net)
Ilustrasi (Foto: theinquirer.net)

jatimnow.com - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng mengamankan 11 warga negara asing (WNA) asal Nigeria. Mereka diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan sejumlah anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya yang terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, membenarkan informasi penangkapan 11 WNA tersebut. Yusri menyebut, awalnya kepolisian mengamankan sembilan orang WNA. Kemudian, setelah diselidiki lebih lanjut, terdapat dua orang lainnya yang juga terlibat.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Awalnya diamankan sembilan orang warga negara Nigeria yang diamankan, semalam ada penambahan dua WNA jadi totalnya ada 11," kata Yusri saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2020).

Yusri menuturkan, 11 WNA itu kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Selain itu, sambung dia, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk proses selanjutnya.

"Selanjutnya kita juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi, personel imigrasi juga datang ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk dideteksi dan ditangani pihak Imigrasi," ungkap Yusri.

Baca juga:  10 WNA Diduga Sindikat Penipuan Online Melawan Saat Ditangkap

Meski demikian, Yusri belum merinci terkait identitas 11 WNA tersebut. Termasuk peran masing-masing saat melakukan aksi pengeroyokan.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya mengungkapkan, empat anggota polisi menjadi korban pengeroyokan puluhan WNA, Sabtu (27/6/2020). Peristiwa itu terjadi di Apartemen Green Park View Tower F, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

Menurut Arsya, penyebab keributan itu lantaran terjadi kesalahpahaman informasi terhadap para WNA asal Nigeria.

"Keributan diperkirakan karena salah paham informasi ada razia orang asing dari pihak imigrasi, sehingga dari kelompok warga Nigeria melakukan pengadangan, perlawanan dan pengeroyokan terhadap anggota Polri," papar Arsya.

Dia menjelaskan, peristiwa itu bermula saat 15 anggota tim siber Polda Metro Jaya datang ke apartemen tersebut. Arsya mengungkapkan, kedatangan anggota polisi itu untuk melakukan pengembangan penangkapan seorang pelaku penipuan daring bernama Sima Gabriel.

Saat itu, sambung dia, salah satu WN Nigeria berteriak dan mengira kedatangan polisi untuk melakukan razia terhadap WNA. Sontak puluhan WN Nigeria lainnya berdatangan dan melakukan pengeroyokan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Tidak lama kemudian sekelompok warga Nigeria langsung tiba-tiba melawan pihak kepolisian dan mengeroyok empat orang personil anggota siber Polda Metro Jaya," papar Arsya.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.