Selasa, 28 Jul 2026 04:09 WIB

Gerhana Matahari Cincin Sapa Warga Jawa Timur pada 21 Juni

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 20 Jun 2020 16:27 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Gerhana Matahari Cincin (GMC) bakal menyapa wilayah Jawa Timur pada Minggu (21/6) esok. Tetapi, tidak semua wilayah Jatim bisa menikmati fenomena alam tersebut.

"Secara umum visibilitas GMC pada Minggu besok di Jawa Timur, terjadi mulai pukul 14.59 Wib dan berakhir pada pukul 15.48 Wib. Namun di wilayah Ponorogo, Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Blitar dan Kabupaten Malang bagian selatan, tidak terlihat," jelas Kapala BPPA LAPAN Pasuruan, D Yudha Risdianto, Sabtu (20/6/2020).

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Ia mengingatkan jika GMC ini tidak bisa dinikmati secara langsung dengan mata telanjang. Tetapi harus menggunakan alat bantu, baik kacamata gerhana matahari atau teleskop yang disertai dengan filter. Menurutnya, karena pancaran sinar matahari bisa merusak mata.

Meskipun begitu, penggunaan alat bantu dalam menikmati fenomena GMC harus ada durasi jeda waktunya dan tidak boleh terus menerus melihatnya.

"Penggunaan alat bantu juga tidak disarankan terus menerus. Harus ada jeda. Kita melihat disarankan maksimal 30 detik," ujarnya.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

Ia menjabarkan, secara geografis wilayah Jawa Timur tidak bisa melihat GMC secara 100 persen. Selain itu, durasinya pun termasuk dalam kategori pendek.

Untuk wilayah Kota Surabaya, penampakan GMC terjadi pada pukul 15.01 Wib dan berakhir pukul 15.40 Wib. Sementara di Kabupaten Pasuruan, penampakan terjadi pukul 15.05 Wib dan berakir pukul 15.37 Wib.

"Sangat pendek durasinya (GMC), dan tidak bisa 100 persen gerhana matahari cincin. Karena parsial," tegasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sendiri akibat adanya Pandemi Covid-19, akan melakukan pembatasan pengunjung dan memperketat protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

"Kita batasi 50 pengunjung yang masuk kantor LAPAN. Kita juga tidak publikasi. Mohon maaf, karena masih masa pandemi," tutupnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.