Kamis, 23 Jul 2026 20:48 WIB

PMI Dukung Penuh Terapi Plasma Bagi Pasien Covid-19 di Jatim

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi

jatimnow.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla menegaskan kesiapan PMI membantu proses terapi plasma darah untuk pasien Covid-19 di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla (JK) saat bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2020). JK menyatakan, nanti mekanismenya adalah kerjasama antara pihak rumah sakit (RS) dan PMI.

Baca Juga: PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

"PMI yang menyediakan darahnya, kemudian pihak RS yang mengelola atau memisahkan antara darah dan plasmanya," ungkap JK.

JK menambahkan, PMI Jatim juga sudah melakukan kerjasama tersebut untuk membantu tim dokter guna terapi plasma darah atau plasma convalescent kepada pasien Covid-19.

Sementara Gubernur Khofifah menuturkan bahwa PMI Pusat melalui JK juga telah meminta PMI Jatim untuk turut membantu. Terlebih dengan lengkapnya perlengkapan donor di PMI, dirinya menyebut bahwa kerjasama ini akan sangat membantu.

"Pak JK memberikan arahan agar PMI bisa membantu itu, karena peralatan yang lengkap memang ada di PMI," ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Terkait terapi plasma darah, Gubernur Khofifah menyebut bahwa telah diperoleh 22 orang pendonor. Jumlah itu akan terus diupdate sesuai dengan perkembangan di rumah sakit.

Terapi plasma darah ini dikhususkan bagi pasien Covid-19 yang terkategori berat dan sangat berat atau pasien yang perawatannya memerlukan ventilator.

Selain mendukung proses donor plasma darah, kedatangan JK juga menjadi bagian untuk berbagi ilmu dan pengalaman PMI pusat kepada Jatim. Mengutip arahan dari JK, Gubernur Khofifah mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

"Seperti arahan Pak JK, mencegah lebih penting daripada mengobati maka disiplin merupakan kunci pencegahan penyebaran Covid-19," ungkapnya.

Selain JK dan Gubernur Khofifah, tutur hadir Ketua PMI Jatim Imam Utomo, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Heru Tjahjono beserta jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.