Rabu, 22 Jul 2026 13:23 WIB

Mengintip Obrolan Polisi dan Seniman dalam Wayang Virtual di Gresik

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto saat hadir dalam pentas wayang virtual yang digelar Ki Puguh Prasetyo
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto saat hadir dalam pentas wayang virtual yang digelar Ki Puguh Prasetyo

jatimnow.com - Pentas wayang virtual yang digelar Ki Puguh Prasetyo dari sanggarnya di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik mendapat apresiasi dari Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto.

Arief bahkan menyempatkan diri hadir secara langsung dalam pentas wayang dengan lakon Subali Tandang yang disiarkan secara live streaming melalui akun Youtube Ki Puguh Prasetyo pada Sabtu (13/6/2020) tersebut.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Arief mengatakan bahwa pentas yang digelar Ki Puguh beserta rekan-rekannya itu sangat inspiratif. Karena meski berada dalam masa Pandemi Covid-19, tetapi tetap berusaha melestarikan budaya luhur dengan cara live streaming.

"Selain itu pelaksanaan pentas ini juga menerapkan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Seperti wajib menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak," ungkap Arief.

Lulusan AKPOL Tahun 2001 ini juga berinteraksi dan sharing dengan para seniman pertunjukan yang kegiatannya terpaksa berhenti sejak tiga bulan lalu karena pencabutan izin keramaian dari pihak kepolisian akibat Pandemi Covid-19.

Dalam sharing tersebut Arief mendapat pertanyaan dari Pringgondani Rahmanu, seorang pengrawit. Dia menanyakan persyaratan menggelar pertunjukan dengan kapasitas 50 persen itu seperti apa.

"Sebenarnya mudah untuk mengukur kapasitas 50 persen. Sebagai contoh di dalam gedung biasanya muat berapa kursi. Nantinya kursi itu diberi jarak minimal satu meter. Maka dengan sendirinya kapasitas akan berkurang 50 persen," jawab mantan Kapolres Ponorogo itu.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Sementara sinden asal Desa Tenggor, Balongpanggang, Leni Kurniasari menanyakan kapan kira-kira pihak kepolisian kembali mengeluarkan izin keramaian bagi pentas pertunjukan seperti sedia kala.

Mendengar pertanyaan tersebut Arief mengatakan jika kepolisian sangat memahami kondisi para seniman yang selama ini hidup dari pentas seni. Dia mengaku masih menunggu instruksi dari Pemkab Gresik yang saat ini tengah membahas detail permasalahan tersebut.

"Kita nunggu peraturan Bupati. Intinya pihak kepolisian tidak akan mempersulit asalkan pelaksanaanya menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Arief menambahkan bahwa Polda Jatim punya program Kampung Tangguh Semeru. Untuk itu ia menilai Ki Puguh dan teman-temannya merupakan seniman tangguh karena tetap eksis meski sedang dilanda pandemi.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Dan sebagai bentuk empati, Arief dan jajarannya memberikan bantuan sembako kepada seniman yang terlibat dalam pertunjukan wayang virtual itu.

Mewakili rekan-rekannya, Ki Puguh menyampaikan terima kasihnya kepada Arief beserta jajarannya yang telah memberikan perhatian, dukungan serta edukasi kepada para seniman pertunjukan.

"Semoga apa yang telah diberikan bapak kapolres bisa bermanfaat dan menjadi barokah bagi kita semua," ucap Ki Puguh.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.