Minggu, 07 Jun 2026 10:50 WIB

Pasien Covid-19 yang Sembuh akan Didampingi Mahasiswa Kedokteran

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 08 Jun 2020 16:26 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut tidak ingin pasien yang dinyatakan sembuh dari Virus Covid-19 ketika pulang ditolak oleh keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya.

Bagi pasien yang sembuh diminta transit atau menginap sementara di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur selama dua hingga tiga hari.

Baca Juga: Siswa SMAK Penabur Raih Golden Ticket FK UNAIR 2026, Bukti Konsistensi dan Kerja Keras

"Khusus untuk pasien sembuh, kita sudah mengkoordinasikan beberapa kali untuk bisa mendapatkan semacam konseling," ujar Gubernur Khofifah, Minggu (8/6/2020) malam.

"Tadi juga saya udpate lagi ke Dokter Joni supaya kalau mereka berkenan bisa transit di BPSDM. Transitnya 2 atau 3 hari sambil menyiapkan (sosialisasi agar pasien sembuh bisa diterima) mungkin ke tetangga kanan-kiri bahkan mungkin anggota keluarganya," ujar dia.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuadi menerangkan rumah sakit darurat telah merawat 50 pasien. Dari jumlah tersebut yang sudah sembuh 13 pasien.

Namun, ada persoalan yang dihadapi yakni pasien yang sembuh dan diperbolehkan pulang ternyata ada penolakan dari keluarganya maupun lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.

"Ternyata tidak mudah memulangkan pasien yang terkena Covid-19. Pengalaman kami kemarin memulangkan 10 orang (sembuh), ternyata ada masalah," kata dr Joni.

Ia menyebut ada keluarga yang tidak mau menerima pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

"Ada satu yang keluarganya masih minta agar pasien tersebut dirawat terus di rumah sakit darurat. Jadi nggak diterima oleh keluarganya," terangnya.

Baca Juga: Suarakan SDGs di Korsel, Mahasiswi Unair Jadi Pembicara Termuda WCN 2025

"Kita menginginkan dia bisa diterima di keluarganya maupun di lingkungannya. Nah ini nanti kami sudah koordinasi dengan para dandim, karena memang sudah ditugaskan oleh pangdam. Untuk pasien pasca hospital ini dilakukan sosialisasi dan ditugaskan oleh para dandim agar babinsanya akan menjemput nanti agar bisa diterima oleh masyarakat," terangnya.

dr Joni yang juga Direktur Rumah Sakit dr Soetomo ini menerangkan, pasien positif Covid-19 yang kemudian dalam perawatan dan menjadi negatif itu tidak serta merta harus dilepas tetapi harus dievaluasi.

Untuk itu, Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jatim akan melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) untuk ikut membantu mengevaluasi dan memberikan konseling dengan di bawah koordinasi dokter ahli.

"Akan melibatkan para mahasiswa kedokteran untuk melakukan surveilance, melibatkan dinas kesehatan sebagai pembimbing surveilance pasca hospital," katanya sambil menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Kedokteran Unair.

"Mereka tidak bisa masuk ke rumah sakit, tidak masuk ke Fakultas Kedokteran karena belajarnya dari rumah. Kita carikan pekerjaan juga yang sesuai dengan ilmunya supaya bisa monitor by IT (informasi teknologi) by WA (WhatsApp)," terangnya.

Baca Juga: Beginilah Peran Aktif Babinsa Dalam Pembentukan KMP di Lamongan

Setiap mahasiswa kedokteran akan memonitor satu atau dua orang pasien yang akan hendak pulang.

Mereka akan menanyakan progres pasien selama di rumah sakit, apa kendala yang dihadapi ketika sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

"Kalau dua orang, tiga orang pasien dimonitor oleh mahasiswa kedokteran dibantu oleh kawan-kawan dokter konsultan," katanya.

"Selama di rumah sakit diapakan saja, progresnya apa, kesulitannya apa, kemudian dua hari sebelum pulang dilakukan sosialisasi ke keluarganya by IT by WA, tidak bisa kontak langsung. Itu akan smooth landing-nya," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.