Kamis, 11 Jun 2026 16:34 WIB

Beginilah Peran Aktif Babinsa Dalam Pembentukan KMP di Lamongan

Foto: Serda Teguh Utomo, Babinsa Desa Kramat saat membantu masyarakat mendapat akses pangan murah. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Serda Teguh Utomo, Babinsa Desa Kramat saat membantu masyarakat mendapat akses pangan murah. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi momen penguatan prinsip gotong royong dan adil pada masyarakat secara keseluruhan. Hal itu ditujukan melalui peran aktif Babinsa (Bintara Pembina Desa).

Salah satunya yang tampak di KDMP Desa Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Selama proses berdirinya KDMP, Babinsa memiliki pilar penting dalam menumbuhkan nilai gotong royong.

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Babinsa tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga berperan aktif dalam mendampingi setiap kegiatan koperasi.

Babinsa Desa Kramat, Serda Teguh Purnomo menceritakan pengalamannya dalam pembentukan KDMP. Sebagai anggota Kodim 0812 Lamongan, ia mengaku aktif mengawal proses pembentukan hingga pengoperasian koperasi di desa setempat.

Teguh menegaskan bahwa tugas utamanya adalah melayani masyarakat dan memenuhi kepentingan mereka, terutama dalam sektor pertanian.

"Keterlibatan TNI dalam koperasi Merah Putih tidak hanya terbatas pada sektor pertanian, tetapi mencakup seluruh aspek yang ada di masyarakat desa," tegasnya, Senin (28/7/2025).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Keberadaan koperasi Desa Merah Putih bagi masyarakat dinilai sangat positif. Hal ini diungkapkan oleh Sri, seorang warga desa Kramat, yang merasa terbantu dalam membeli kebutuhan pertanian dengan harga yang lebih terjangkau.

"Dengan adanya koperasi, kami bisa mendapatkan pupuk dan obat-obatan dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KDMP Desa Kramat, Afandi, menyatakan bahwa gerai koperasi Merah Putih di tempatnya telah beroperasi sejak 25 Juli 2025.

Baca Juga: BEM Kediri Raya Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

"Unit usaha yang kami jalankan saat ini berfokus pada sektor pertanian dengan penyediaan pupuk, obat-obatan, serta permodalan bagi para petani. Meskipun baru di bidang pertanian, kami telah memiliki sebanyak 700 anggota," jelas Afandi.

Dengan dukungan TNI dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi desa dan mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.