Minggu, 26 Jul 2026 17:50 WIB

Beginilah Peran Aktif Babinsa Dalam Pembentukan KMP di Lamongan

Foto: Serda Teguh Utomo, Babinsa Desa Kramat saat membantu masyarakat mendapat akses pangan murah. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Serda Teguh Utomo, Babinsa Desa Kramat saat membantu masyarakat mendapat akses pangan murah. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi momen penguatan prinsip gotong royong dan adil pada masyarakat secara keseluruhan. Hal itu ditujukan melalui peran aktif Babinsa (Bintara Pembina Desa).

Salah satunya yang tampak di KDMP Desa Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Selama proses berdirinya KDMP, Babinsa memiliki pilar penting dalam menumbuhkan nilai gotong royong.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Babinsa tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga berperan aktif dalam mendampingi setiap kegiatan koperasi.

Babinsa Desa Kramat, Serda Teguh Purnomo menceritakan pengalamannya dalam pembentukan KDMP. Sebagai anggota Kodim 0812 Lamongan, ia mengaku aktif mengawal proses pembentukan hingga pengoperasian koperasi di desa setempat.

Teguh menegaskan bahwa tugas utamanya adalah melayani masyarakat dan memenuhi kepentingan mereka, terutama dalam sektor pertanian.

"Keterlibatan TNI dalam koperasi Merah Putih tidak hanya terbatas pada sektor pertanian, tetapi mencakup seluruh aspek yang ada di masyarakat desa," tegasnya, Senin (28/7/2025).

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Keberadaan koperasi Desa Merah Putih bagi masyarakat dinilai sangat positif. Hal ini diungkapkan oleh Sri, seorang warga desa Kramat, yang merasa terbantu dalam membeli kebutuhan pertanian dengan harga yang lebih terjangkau.

"Dengan adanya koperasi, kami bisa mendapatkan pupuk dan obat-obatan dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KDMP Desa Kramat, Afandi, menyatakan bahwa gerai koperasi Merah Putih di tempatnya telah beroperasi sejak 25 Juli 2025.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

"Unit usaha yang kami jalankan saat ini berfokus pada sektor pertanian dengan penyediaan pupuk, obat-obatan, serta permodalan bagi para petani. Meskipun baru di bidang pertanian, kami telah memiliki sebanyak 700 anggota," jelas Afandi.

Dengan dukungan TNI dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi desa dan mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.