Minggu, 07 Jun 2026 17:35 WIB

Petugas Gabungan Pulangkan Puluhan Gepeng saat PSBB di Gresik

Pemulangan gepeng di Kabupaten Gresik
Pemulangan gepeng di Kabupaten Gresik

jatimnow.com - Puluhan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Gresik Kota Baru diamankan Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Bupati Gresik Komitmen Perkuat Fokus Pelayanan Dasar Bagi Masyarakat

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Gresik, Tursilowanto Hariogi mengatakan sesuai intruksi Bupati Sambari bahwa masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II, Kabupaten Gresik diminta bersih dari gepeng.

"Jadi instruksi ini tidak hanya untuk merazia, tapi juga akan dipulangkan. Sebab selain ada yang berasal dari Gresik, para Gepeng ini juga banyak yang berasal dari luar daerah seperti Lamongan, Bojonegoro, Tuban dan Rembang," kata Tursilowanto, Kamis (14/5/2020).

Sebelum dipulangkan ke daerah, ke 50 gepeng tersebut diwajibkan mengisi surat pernyataan agar tidak kembali ke Gresik.

Baca Juga: Resmikan Dekranasda Fest 2025, Ini Harapan Bupati Gresik

Dinsos juga memberikan bantuan sembako berupa beras 5 kg, 10 mi instan, 1 kg gula, 1 kg minyak goreng, 1 bungkus teh, 1 bungkus kecap dan biskuit.

"Untuk proses pemulangan kami telah berkomunikasi dengan dinsos dari kota asal gepeng untuk kemudian dilakukan pembinaan," ucap Kadinsos Gresik, Sentot Supriyadi.

Kasatpol PP Gresik, Abu Hasan menambahkan bahwa gepeng yang diamankan kebanyakan adalah para pemulung. Namun karena kondisi pandemi seperti saat ini sedang sepi mereka banyak yang beralih profesi sebagai pengemis.

Baca Juga: KLM Ayta CK2 Hilang Kontak Ditemukan, ABK Selamat di Rembang

"Ini adalah fenomena baru. Memulung sepi lalu mereka mengemis. Dan yang menjadi masalah mereka mengemis dengan cara sedikit memaksa. Bahkan tidak jarang ada juga yang melibatkan anak-anak. Makanya kita razia lalu kita pulangkan," kata Abu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.