Rabu, 22 Jul 2026 20:33 WIB

Petugas Gabungan Pulangkan Puluhan Gepeng saat PSBB di Gresik

Pemulangan gepeng di Kabupaten Gresik
Pemulangan gepeng di Kabupaten Gresik

jatimnow.com - Puluhan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Gresik Kota Baru diamankan Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Bupati Gresik Komitmen Perkuat Fokus Pelayanan Dasar Bagi Masyarakat

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Gresik, Tursilowanto Hariogi mengatakan sesuai intruksi Bupati Sambari bahwa masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II, Kabupaten Gresik diminta bersih dari gepeng.

"Jadi instruksi ini tidak hanya untuk merazia, tapi juga akan dipulangkan. Sebab selain ada yang berasal dari Gresik, para Gepeng ini juga banyak yang berasal dari luar daerah seperti Lamongan, Bojonegoro, Tuban dan Rembang," kata Tursilowanto, Kamis (14/5/2020).

Sebelum dipulangkan ke daerah, ke 50 gepeng tersebut diwajibkan mengisi surat pernyataan agar tidak kembali ke Gresik.

Baca Juga: Resmikan Dekranasda Fest 2025, Ini Harapan Bupati Gresik

Dinsos juga memberikan bantuan sembako berupa beras 5 kg, 10 mi instan, 1 kg gula, 1 kg minyak goreng, 1 bungkus teh, 1 bungkus kecap dan biskuit.

"Untuk proses pemulangan kami telah berkomunikasi dengan dinsos dari kota asal gepeng untuk kemudian dilakukan pembinaan," ucap Kadinsos Gresik, Sentot Supriyadi.

Kasatpol PP Gresik, Abu Hasan menambahkan bahwa gepeng yang diamankan kebanyakan adalah para pemulung. Namun karena kondisi pandemi seperti saat ini sedang sepi mereka banyak yang beralih profesi sebagai pengemis.

Baca Juga: KLM Ayta CK2 Hilang Kontak Ditemukan, ABK Selamat di Rembang

"Ini adalah fenomena baru. Memulung sepi lalu mereka mengemis. Dan yang menjadi masalah mereka mengemis dengan cara sedikit memaksa. Bahkan tidak jarang ada juga yang melibatkan anak-anak. Makanya kita razia lalu kita pulangkan," kata Abu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.