Minggu, 26 Jul 2026 02:55 WIB

Data Warga Banyuwangi Penerima Bansos Dipampang hingga Tempat Ibadah

Salah satu warga di Banyuwangi melihat data penerima bantuan sosial
Salah satu warga di Banyuwangi melihat data penerima bantuan sosial

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas publikasi data para penerima bantuan sosial (bansos) bagi warga miskin terdampak Covid-19. Tidak hanya dipampangkan di kantor desa atau kecamatan, tetapi juga di sejumlah tempat ibadah.

"Kami terus memperluas tempat-tempat yang memampang data penerima bansos. Selain di kantor kecamatan dan desa, kita juga pasang di sejumlah tempat ibadah," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Tempat ibadah dipilih agar mudah diakses warga untuk mengetahui data tersebut. Data penerima bansos itu di antaranya dipampang di Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, Masjid Besar Baiturrahman Genteng, Masjid KH Ahmad Dahlan, Klenteng Hoo Tong Bio, Gereja Kristen Jawi Wetan dan sejumlah tempat ibadah lain.

Bupati Anas menambahkan, transparansi tersebut juga berguna untuk meredam keresahan masyarakat. Berbagai bantuan yang ada, penyalurannya tidak serentak. Sehingga terkadang menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian masyarakat yang merasa tidak mendapat bantuan. Padahal belum gilirannya untuk menerima.

"Masyarakat bisa tahu pula, ia dapat bantuan atau tidak. Bantuan apa yang bisa didapatkannya, kapan jadwalnya dan seterusnya. Sehingga tidak timbul keresahan yang sampai diumbar ke media sosial," beber Bupati Anas.

Upaya untuk mempublikasi data tersebut merupakan bagian memaksimalkan program pelaporan online. Masyarakat dapat mengecek para penerima bantuan sekaligus melaporkannya melalui website dengan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca Juga: Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

"Karena tidak semua orang bisa mengakses secara online, maka kita juga memaksimalkannya dengan cara-cara manual seperti ini," tambahnya.

Sementara itu, Camat Banyuwangi M Lutfi menyebut, pengumuman para penerima bansos ini adalah bagian dari upaya pemerintah mendorong transparansi.

"Pemampangan data ini agar masyarakat tahu siapa yang dapat atau belum. Sehingga jika ada yang tahu ada tetangga atau saudaranya yang seharusnya tapi belum mendapat, bisa langsung melaporkan," ujar Lutfi.

Baca Juga: Puluhan Anak Yatim Doakan Indonesia dalam Istighfaroh Taman Zakat

Data yang dipampang itu meliputi, penerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Semuanya berbasis nama, alamat sehingga bisa diverifikasi secara langsung.

"Di masing-masing tempat pengumuman juga dilengkapi dengan contact person untuk pelaporan. Masyarakat bisa menelepon secara langsung atau pun datang ke kantor lurah atau kecamatan," tandas Lutfi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.