Kamis, 23 Jul 2026 07:24 WIB

Wabah Virus Corona

PSBB di Malang Raya Diberlakukan 17 Mei 2020

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

jatimnow.com - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya efektif pada Minggu (17/5/2020). Jadwal pelaksanaan telah disepakati ketiga pimpinan daerah Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

"Jadi sosialisasi Kamis, Jumat, Sabtu. Berarti Minggu efektif PSBB dimulai di Malang Raya," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di Gedung Bakorwil III Jatim, Kota Malang, Rabu (13/5/2020).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Sistem pelaksanaan PSBB di Malang Raya tidak jauh berbeda dengan Surabaya Raya. Tiga hari pertama PSBB hanya diberlakukan kebijakan imbauan dan teguran kepada masyarakat. Di hari berikutnya sampai hari ke-14 diterapkan teguran dan penindakan bagi para pelanggar PSBB.

Gubernur Khofifah menegaskan, PSBB dilakukan sebagai cara menangani Covid-19 sehingga jumlah kasus diharapkan dapat berkurang.

"Bisa lebih signifikan, lebih terukur dalam rangka mengurangi, mencegah, dan menghentikan penyebaran Covid-19 di Malang Raya, dan lebih lagi di koneksitas Malang Raya terutama Jawa Timur," jelasnya.

Gubernur hofifah juga telah meminta tiga rumah sakit Malang Raya agar lebih mengoptimasikan alat PCR Test-nya. Dengan demikian, rumah sakit dapat melakukan tes dan pelacakan secara cepat. Harapan positif juga ditunjukkan pada rumah sakit agar perawatan terhadap pasien bisa ditingkatkan sehingga tingkat kesembuhan juga dapat lebih cepat.

Selain itu dia mengaku telah menerima berbagai role model yang telah diinisiasi di Malang Raya. Salah satunya tentang keberadaan Kampung Tangguh di Kota Malang. Khofifah berharap, pelibatan dengan lini bawah ini mampu menyukseskan program menghentikan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Menurut Gubernur Khofifah, komitmen semua elemen terutama di lini paling bawah penting dalam menghadapi Covid-19. Langkah preventif dan promotif di ranah tersebut menjadi sangat menentukan bagaimana bisa menghentikan Covid-19. Untuk itu, dia sangat mendorong sinergitas semua pihak dalam pelaksanaan PSBB di Malang Raya.

Total terdapat 80 kasus positif Covid-19 yang tersebar di tiga daerah Malang Raya. Sebanyak 26 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Lebih rinci, satu orang sembuh di Kota Batu, 10 orang di Kota Malang dan 15 jiwa di Kabupaten Malang.

 

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.