Selasa, 09 Jun 2026 22:59 WIB

Kisah Kakek Sebatang Kara di Ponorogo

Rumah kakek Kadiran di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo
Rumah kakek Kadiran di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Sebuah akun Facebook memposting potret kakek tua di sebuah rumah sederhana dengan narasi sang kakek belum tersentuh bantuan. Namun belakangan diketahui bahwa kakek itu sudah terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Tempat tinggal kayak ngene. Hidup sendiri, tak tersentuh oleh bantuan pemerintah. Apalagi namanya Blt, lokasi Dusun Sewelut, RT 01, RW 01, Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Tolong survei kembali dinas terkait," tulis akun Facebook itu.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Postingan itu diupload akun tersebut ke Grup Facebook ISP (Info Seputar Ponorogo) hingga informasi itu menyebar ke beberapa grup Whatsapp, salah satunya Ponorogo Comunity. Namun saat ini postingan itu sudah dihapus.

Dari penelusuran, kakek dalam foto itu bernama Kadiran, berusia 70 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Kadiran tinggal di rumah sepanjang 10 meter dan lebar 5 meter. Lantai rumahnya masih tanah.

"Kerja serabutan jadi buruh tani, kalau ada yang nyuruh kerja baru kerja. Kalau enggak ya enggak kerja," tutur Kadiran saat ditemui di rumahnya, Rabu (13/5/2020).

Kadiran bercerita, ketika ada pekerjaan sebagai buruh tani, ia bisa mengantongi Rp 70 ribu per hari. Hanya saja sejak Virus Corona (Cocvid-19) mewabah, tidak ada yang memberi pekerjaan kepadanya.

"Tapi lebih banyak di rumah sekarang, karena ada Corona. Tidak ada yang memberi pekerjaan," tambah kakek sebatang kara ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menyebut bahwa unggahan di Facebook tersebut salah kaprah. Dia mengatakan sudah sidak ke lokasi. Dari sidaknya diketahui bahwa Kadiran sudah mendapat dua bantuan.

"Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dan Bantuan Panjang Non Tunai Daerah. Karena itu tidak benar jika Kadiran tidak mendapatkan bantuan," ungkap Dwi Agus.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Ponorogo Supriyadi juga buka suara. Setelah postingan itu muncul, pihaknya langsung mendatangi Kadiran di rumahnya.

"Kita cek ke lokasi dan ternyata yang bersangkutan ini masuk kedalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," tuturnya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Jadi Supriyadi memastikan apa yang diposting akun Facebook tersebut tidak benar. Sebab sejak April 2020, Kadiran sudah menerima BPNT.

"Sejak April lalu sudah dapat BPNT, makanya tidak dapat Bantuan Sosial Tunai (BST), sesuai aturan," terang Supriyadi.

Dia juga menyebut bahwa rumah Kadiran akan direhap oleh Baznas. Dinsos juga sudah mengusulkan Kadiran masuk sebagai penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.