Rabu, 10 Jun 2026 08:10 WIB

Ini Pengakuan Korban Covid-19 asal Sidoarjo

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang pria asal Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo keberatan disebut melarikan diri dari rumah sakit dan beraktivitas seperti biasanya, setelah diduga terpapar Virus Corona atau Covid-19.

Pria 42 tahun itu meluruskan kejadian sebenarnya. Pria yang bekerja di salah satu perusahaan di Pasuruan itu mengaku bahwa dirinya sedang melakukan isolasi mandiri di bagian belakang rumahnya. Sehingga informasi bahwa dia berkeliaran, itu tidak benar.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurutnya, semua itu bermula saat salah satu teman kantornya sakit akhir Maret hingga awal April dengan keluhan lambung.

"Dia tidak masuk kerja karena sama dokter disuruh istirahat tiga hari. Tapi setelah tiga hari ternyata masih sakit dan disuruh periksa darah," ujar pria itu, Jumat (1/5/2020) malam.

Dari periksa darah tersebut, hasilnya tidak ada masalah, sehingga yang dia sempat ngantor.

"Saya sempat nanya kabar ke dia. Bagaimana keadaannya, keluhannya apa. Dan ngasih masker juga. Ada satu teman lagi yang juga sempat menyapa," tambahnya.

Baca juga:  Satu Lagi Warga Sidoarjo Positif Corona, Pekerja Pabrik?

Beberapa hari kemudian, teman kantornya itu mendapat statusnya orang dalam pemantauan (ODP). Temannya lalu diisolasi di RSU dr Soetomo Surabaya.

"Dari situlah saya dianggap punya riwayat kontak dengan dia," tuturnya.

Status ODP yang disandang teman kantornya itu, membuat semua karyawan perusahaan diliburkan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Saya isolasi mandiri selama 14 hari mulai 8 sampai 20 April. Setelah itu karena tidak ada gejala, saya pun masuk kerja. Dan anehnya, teman saya yang sakit itu juga masih belum keluar dari rumah sakit," jelasnya.

Akhirnya perusahaan meminta bapak dua anak ini bersama satu karyawan lagi untuk tes swap di sebuah rumah sakit di Sukorejo, Pandaan, Pasuruan pada 23 April 2020. Rumah sakit itu adalah mitra dari perusahaan tempatnya bekerja. Setelah dites, dia disuruh pulang karena hasilnya belum keluar.

"Jelas di situ saya disuruh pulang karena hasil belum keluar. Bagaimana bisa saya dibilang kabur dari rumah sakit, sementara saya belum bisa dinyatakan positif Covid-19," tegasnya.

Setelah menjalani tes swap itu, dia mengaku kembali melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Dan pada 30 April 2020 malam, perumahan tempat tinggalnya heboh karena kedatangan petugas dari kepolisian dan kecamatan serta puskesmas.

Mereka datang untuk mengevakuasi pria itu untuk dibawa ke rumah sakit hanya berbekal data yang diterimanya dari Gugus Tugas Covid-19.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Sedihnya di data itu saya dituduh kabur. Saya sama sekali belum tahu hasil dari tes swap itu," tambahnya.

Atas kejadian itu, dia menerima telepon dari kantornya yang menyatakan dirinya positif Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). Dia menerima kabar itu sekitar pukul 10.30 Wib, Jumat (1/5/2020).

"Itu pun saya ditelepon kantor bukan dapat surat secara langsung. Mungkin suratnya dikirim ke kantor saya," ujarnya.

Warga RT 034 ini mengaku bahwa saat ini dirinya baik-baik saja. Yang dia sesalkan yaitu kabar yang beredar tentang dirinya sudah membuat keluarganya syok. Bahkan keluarganya sendiri sudah mulai menjaga jarak dengannya.

"Saya akan patuhi semua prosedur yang berlaku. Kalau memang saya diharuskan isolasi mandiri lagi, saya siap," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.