Rabu, 10 Jun 2026 23:52 WIB

Ini Tips Menata Keuangan saat PSBB Corona Jelang Bulan Ramadan

  • Penulis :
  • | Selasa, 21 Apr 2020 19:23 WIB
Perencanaan pengaturan keuangan
Perencanaan pengaturan keuangan

jatimnow.com - Bulan Ramadan 2020 segera datang. Namun, pandemi Virus Corona (Covid 19) masih menyelimuti masyarakat Indonesia.

Bahkan, di wilayah Jawa Timur sendiri, khususnya Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Keputusan yang ditetapkan tersebut tentunya berdampak di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Untuk sektor ekonomi dibutuhkan perencanaan keuangan yang matang menjelang bulan Ramadan 2020.

Lantas, seperti apa tips menata keuangan jelang Ramadan di tengah Pandemi Covid 19?

Dosen STIE Perbanas Surabaya, Meliza Silvi, SE, M.Si, CFP, AWP, berbagi tips merencanakan keuangan dengan baik.

Di saat melakukan aktivitas Stay at Home, Meliza pun turut beraktivitas bekerja dari rumah. Hal penting lain yang perlu dilakukan, dirinya mengajak untuk bijak dalam menata keuangan menjelang Ramadan saat wabah covid-19 ini berlangsung.

"Beberapa waktu lalu, kita sempat melihat masyarakat yang panik dan melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Masalahnya, panic buying ini membuat pembelanjaan lebih boros, harga bahan kebutuhan pokok jadi naik, serta barangnya jadi susah diperoleh," jelasnya, Selasa (21/4/2020).

Dosen bidang keuangan ini berbagi tips yang bisa diterapkan untuk menata keuangan menyambut Ramadan 2020.

Dosen STIE Perbanas Surabaya, Meliza Silvi, SE, M.Si, CFP, AWP 

Pertama, mengevaluasi kembali pengeluaran bulanan. Menurutnya, setiap orang perlu mencatat pengeluaran bulanan dan menandai keperluan yang tidak penting, misalnya untuk gaya hidup, seperti beli pakaian, hangout, liburan, nge-mall, dan lainnya.

Baca Juga: Setara Puasa Setahun, Ini Panduan Amalan Syawal Versi Ketua ICMI Jatim

"Alokasi dana untuk pengeluaran tersebut dapat ditekan semaksimal mungkin," jelasnya.

Kedua, menentukan skala prioritas pengeluaran. Menurutnya, memprioritaskan dana yang ada untuk kebutuhan pokok, pangan, sandang, dan papan.

Utamanya ketersediaan pangan atau bahan makanan yang wajib ada di rumah, seperti beras, telor, makanan kering, makanan olahan beku, sayur dan buah-buahan. Semua itu, untuk kebutuhan sehari-hari dan persiapan memasuki bulan Ramadan.

"Kebutuhan personal care seperti peralatan mandi, peralatan kebersihan, dan obat-obatan bebas yang ringan. Kendati demikian, jangan sampai melakukan panic buying, cukup beli seperlunya saja," paparnya.

Ketiga, realokasi anggaran hasil evaluasi dan memprioritaskan untuk keperluan kesehatan. Artinya, dalam kondisi seperti ini, menjaga kesehatan adalah hal yang harus diprioritaskan oleh siapapun.

Baca Juga: AKPI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

Alangkah bijaknya, mengalihkan sebagian dana (realokasi anggaran) untuk keperluan kesehatan. Caranya, dengan membeli produk multivitamin, asupan makanan bergizi, masker, handsanitizer, atau sabun antiseptic secukupnya dan tidak berlebihan.

Terakhir, menyiapkan dana darurat yang dapat digunakan untuk menutupi pengeluaran ekstra.

"Bila tidak memiliki dana darurat, sebaiknya tidak menggunakan dana atau pos masa depan yang juga disiapkan," tegasnya.

Meliza pun menyarankan agar memeriksa kembali dana dan tabungan yang dimiliki setiap orang. Kemudian, mereka bisa perkiraan kecukupan dana untuk bertahan hidup 2-4 bulan ke depan.

"Jika memang ragu, kita bisa mulai mempertimbangkan untuk menjual atau menggadaikan beberapa aset yang dimiliki, seperti perhiasan atau aset likuid yang lain. Kondisi sekarang ini kita membutuhkan dana darurat yang cukup. Semoga kita tetap semangat menyambut Ramadan, untuk beribadah di rumah, berkumpul bersama keluarga dan jangan lupa selalu jaga kesehatan dimanapun berada," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.