Sabtu, 06 Jun 2026 18:07 WIB

Bisnis Prostitusi Online

SPG & Mahasiswi Dibandrol Rp 25 Juta Sekali Kencan, Ini Penampakannya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 14 Apr 2020 19:53 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menemukan 600 wanita seksi dalam hanphone tiga mucikari yang ditangkap atas kasus prostitusi online. Setiap wanita dibandrol Rp 1,5 juta hingga Rp 25 juta sekali kencan.

Lisa Soemampoe alias Ailing (45), warga Sidoarjo, salah satu mucikari yang ditangkap mengaku sudah menjalankan bisnisnya itu dalam satu tahun. Sedangkan Kusmanto (39), warga Semarang, Jawa Tengah dan Dewi Kumala (44), warga Wiyung, Surabaya, baru beberapa bulan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga:  

"Ada yang pekerja kantoran, SPG freelance dan mahasiswi. Ada juga yang pengangguran," kata Ailing di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (14/4/2020).

Ratusan foto wanita seksi mulai dari pekerja kantoran, SPG freelance hingga mahasiswi yang dijajakan tiga mucikari kepada pelangganRatusan foto wanita seksi mulai dari pekerja kantoran, SPG freelance hingga mahasiswi yang dijajakan tiga mucikari kepada pelanggan

Sementara itu, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap, 600 foto wanita seksi binaan mucikari yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) itu berdomisili di Semarang, Jakarta, Bandung, Ujung Pandang, Medan hingga Surabaya.

"Ketiga mucikari ini adalah jaringan antar kota antar provinsi. Anak buah (PSK) mereka dibagi beberapa kelas, dengan tarif Rp 1,5 juta hingga Rp 25 juta, tergantung yang memesan. Begitu transaksi cocok akan dikirim sesuai pemesanan via handphone," jelas Iwan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Untuk memasarkan para PSK, mucikari memanfaatkan grup di media sosial (medsos). Setelah mendapat calon pelanggan, para mucikari ini lebih dulu mengecek siapa yang memesan. Bila curiga tidak akan dilayani.

Tiga mucikari beserta barang bisnis bukti prostitusi yang dijalankan mereka diamankan Unit Jatanras Polrestabes SurabayaTiga mucikari beserta barang bisnis bukti prostitusi yang dijalankan mereka diamankan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya

Menurut Iwan, para mucikari ini merupakan jaringan yang selama ini mempelajari sistem prostitusi online yang dijalankan Keyko, si ratu prostitusi online yang praktiknya pernah dibongkar Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Terbongkarnya jaringan prostitusi online ini bermula dari penangkapan tersangka Kusmanto di Semarang. Setelah dikembangkan, Tim Unit Jatanras kemudian menangkap Dewi Kumala di Surabaya.

Setelah itu berlanjut pada penangkapan Ailing. Ia disergap saat melakukan transaksi dengan mengirimkan dua PSK di sebuah hotel berbintang di Surabaya.

Iwan mengaku bahwa timnya masih mendalami ratusan PSK yang dibina tiga mucikari itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.