Minggu, 14 Jun 2026 04:43 WIB

Banyuwangi Realokasi APBD Rp 21 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Rapat koordinasi di Banyuwangi
Rapat koordinasi di Banyuwangi

jatimnow.com - Kabupaten Banyuwangi merealokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 guna pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid-19).

Realokasi anggaran sekitar Rp 21 miliar itu mulai untuk menambah bed isolasi, alat rapid test (tes cepat) untuk warga, penambahan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis, hingga penambahan ventilator dan respirator sebagai alat bantu pernapasan bagi pasien.

Baca Juga: Golkar Jatim Siapkan Kegiatan Sambut Ramadan, Pengurus Daerah Wajib Tahu

Selain itu, sebagian dana tersebut bakal digunakan untuk membeli masker, hand sanitizer, alkohol, disinfektan, dan berbagai penunjang medis lainnya.

"Kita tidak berharap, kita terus bareng-bareng mencegah, tapi ini untuk antisipasi," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas usai menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (23/3/2020).

Rapat itu diikuti wakil bupati, ketua DPRD, kapolresta, kejaksaan negeri, Danlanal, pengadilan negeri, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Realokasi APBD tersebut sesuai Peraturan Mendagri 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease di Lingkungan Pemerintah Daerah yang diterbitkan pemerintah pusat untuk membantu daerah menangani masalah Covid-19.

Anas menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh direktur rumah sakit se-Banyuwangi, baik swasta maupun milik pemerintah untuk melakukan identifikasi perkiraan berapa peralatan kesehatan yang bakal dibutuhkan.

Baca Juga: Menkes Perkirakan Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemi

"Seminggu lalu kami telah bertemu. Kami hitung dengan prediksi dari para dokter dan ahli yang kompeten di bidangnya terkait kemungkinan adanya kasus ini di Banyuwangi. Dari situ, kami tahu apa-apa saja yang harus ditambah," kata Anas.

Karena kekurangan itu, Anas melakukan realokasi anggaran. Total anggaran yang disiapkan Rp 21 Miliar.

"Realokasi APBD ini sudah kami proses. Seperti misalnya untuk beli alat rapid test. Ini proses. Dalam 3 hari ke depan sudah datang. Kita fokuskan dan prioritaskan untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan orang di sekitarnya. Tentu tidak semua warga dilakukan tes corona. Juga alat-alat lain yang sangat diperlukan tenaga medis sebagai pejuang di garis depan, terima kasih kita untuk para tenaga medis," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono merinci anggaran tersebut berasal dari empat pos, yakni APBD dari Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, RSUD Genteng, dan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Legendaris di Kediri, Soto Ayam Bok Ijo Wajib Dicoba

"Pemkab Banyuwangi juga telah mencadangkan dana BTT sebesar Rp 5

Ia menambahkan, saat ini di Banyuwangi telah ada 32 bed isolasi. Dengan realokasi anggaran, diperkirakan ada penambahan 19 bed lagi, jadi total 51 bed.

"Ventilator juga akan tambah, sekitar 25 ventilator akan disiapkan," jelas Rio sambil menyebut di Banyuwangi hingga kini terdapat 54 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.