Minggu, 07 Jun 2026 15:33 WIB

Komisi Fatwa MUI Gelar Rapat Secara Online

Rapat online Komisi Fatwa MUI
Rapat online Komisi Fatwa MUI

jatimnow.com - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menginisiasi rapat online melaksanakan protokol untuk sosial distance dan meminimalisir perjumpaan secara fisik dalam jumlah massif, Rabu (18/3/2020).

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi Fatwa Asrorun Niam Sholeh itu membahas berbagai masalah keagamaan, diantaranya tentang produk pangan halal dan tindak lanjut fatwa tentang pelaksanaan ibadah saat situasi terjadi wabah Virus Corona (Covid-19).

Baca Juga: MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, BRUIN: Harus Sasar Produsen Plastik

"Ada permasalahan penting yang dibahas Komisi Fatwa, namun kami juga konsens untuk mencegah peredaran Covid-19 dengan meminimalisir pergerakan keluar. Karenanya kami laksanakan rapat secara online", ujar Niam.

Ia menjelaskan, rapat diikuti oleh 37 anggota Komisi Fatwa MUI bersama dengan tim dari LPPOM MUI.

"Ada 87 produk yang dilakukan pembahasan untuk memperoleh penetapan fatwa. Dari 87 produk, ada lima produk yang memperoleh pendalaman secara lebih lanjut. Pembahasan cukup alot, namun akhirnya bisa disepakati," ujarnya.

Baca Juga: Wisuda Dai dan Santunan 100 Yatim Meriahkan Maulid Nabi di Sukolilo

Di samping pembahasan tentang produk halal, Komisi Fatwa juga mendiskusikan tentang hukum tanam benar dan botox untuk kecantikan, yang lazim dipraktekkan oleh klinik kecantikan.

Rapat juga membahas tentang sosialisasi fatwa nomor 14/2020 tentang penyelenggaraan ibadah saat situasi terjadi wabah Covid-19.

"Perlu sosialiasi secara memadai kepada masyarakat agar fatwa ini dipahami secara utuh dan benar," kata dia.

Baca Juga: Pasca-Penembakan di Jakarta, Kantor MUI Jatim Disebut Aman-aman Saja

Hasil evaluasi yang dilakukan, ujar Niam, sebagian masyarakat salah paham terhadap fatwa sehingga responnya berbeda-beda.

"Ada yang langsung memaksa menutup masjid meski kawasannya aman. Sebaliknya ada juga yang memaksakan diri datang ke masjid meski dalam kondisi sakit. Untuk itu masyarakat perlu memahami secara utuh," pungkas dosen Pascasarjana UIN Jakarta ini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.