Senin, 27 Jul 2026 07:15 WIB

Pria yang Sekap dan Cabuli Pelajar Ditahan di Sel Sejenis

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 17 Mar 2020 19:46 WIB
Mustofa alias Muzdalifa (tengah), pria penyuka sesama jenis yang cabuli pelajar pria di Pasuruan
Mustofa alias Muzdalifa (tengah), pria penyuka sesama jenis yang cabuli pelajar pria di Pasuruan

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan memastikan Mustofa alias Muzdalifa (47), pria yang menculik, menyekap dan mencabuli seorang pelajar selama tiga hari, ditahan di sel tahanan pria, meski Mustofa penyuka sesama jenis.

"Pelaku kita masukan sel laki-laki. Sebab di dokumennya, pelaku adalah seorang laki-laki," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda, Selasa (17/3/2020).

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

Saat ditanya apakah tidak ada kehawatiran perilaku seks menyimpang yang dimiliki pelaku menular ke tahanan lain, Adrian menyebut hal itu bisa diatasi dengan sistem penjagaan yang ketat.

"Tidak akan terjadi. Para tahanan sudah tahu semua. Kemudian kan penjagaan di tahanan itu 24 jam," paparnya.

Baca juga:  

Baca Juga: Viral Ricuh di Pintu Masuk Bromo, TNBTS Klaim Pemukulan Refleks Bela Diri

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, semisal ada tahanan lain yang melakukan penyerangan terhadap pelaku, Adrian juga menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi.

"Di ruang tahanan polres sudah terpasang CCTV dan dijaga ketat. Tidak mungkin ada kegaduhan terjadi. Pasti aman," pungkasnya.

Mustofa ditangkap setelah menculik, menyekap dan mencabuli pelajar pria berumur 18 tahun di rumahnya. Dalam catatan kepolsian, Mustofa pernah ditangkap dalam kasus yang sama pada 2017 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Sebelumnya juga ditangkap, tapi dalam kasus judi togel.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Dalam perjalanan hidupnya, ia pernah menjadi tukang kredit bahan-bahan sembako di Pasar Grati, Kabupaten Pasuruan. Dia juga sempat menjajakan tubuhnya kepada para pria penyuka sesama jenis, tepatnya di Jakarta pada Tahun 1987 sampai 1989.

Sejak kecil dia mengaku menyukai sesama jenis setelah menjadi korban pencabulan. Bahkan hingga hari ini, dia tidak menyukai perempuan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.