Senin, 27 Jul 2026 08:15 WIB

Update

Begini Cara Pemkot Cegah Penyebaran Virus Corona di Malang

Wali Kota Malang Sutiaji
Wali Kota Malang Sutiaji

jatimnow.com - Wali Kota Malang Sutiaji memutuskan semua kegiatan keramaian yang berpotensi mendatangan banyak pengunjung atau massa, ditutup. Keputusan itu ditempuh untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid 19), meski warganya belum ada yang positif.

"Kegiatan yang melebihi 30 orang kami hentikan semuanya, baik itu kegiatan institusi kami dan masyarakat. Kafe, tempat hiburan malam dan tempat rekreasi (wisata) kami tutup dalam 14 hari ke depan," kata Wali Kota Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (16/3/2020).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Ia juga meminta kepada warga di luar Kota Malang yang ada di wilayahnya agar kembali dulu ke daerahnya masing-masing. Juga pembatasan terhadap tamu yang berkunjung ke Balai Kota Malang .

"Hari ini orang yang berkunjung di Kota Malang masih kami beri waktu toleransi. Besok dan lusa, orang luar Malang kami harap segera pulang," tegasnya.

Wali Kota Sutiaji menambahkan, bagi warga Kota Malang supaya tidak keluar wilayahnya. Hal itu merujuk instruksi Presiden Joko Widodo yang mengimbau masyarakat tidak pergi jauh jika tidak ada keperluan yang mendesak.

"Pejabat istana saja bisa tertular apalagi masyarakat, artinya kan mobilitas tidak bisa dipantau. Kami putuskan tidak boleh ada kunjungan orang luar ke Malang serta orang Malang keluar dari Malang," paparnya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Ia juga mengimbau agar aktivitas masyarakat yang mendatangkan massa cukup besar ditunda untuk sementara waktu.

"Agenda berkumpul seperti pengajian ditunda dulu, kalau mall saya minta menyediakan thermal scanner dan hand sanitizer. Kami harapkan pasar juga demikian, nanti petugas dinas terkait akan siapkan," bebernya.

Wali Kota Sutiaji juga sudah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kota Malang yang bertujuan melakukan memitigasi masyarakat mengenai Virus Corona.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

"Teknisnya masih didiskusikan, tapi yang jelas ada kejaksaan, kepolisian, dinkes, Kodim dan DPRD. Nanti sampai tingkat bawah atau masyarakat," tandasnya.

Hingga hari ini, belum ditemukan kasus positif Corona di Kota Malang. Namun ada dua rumah sakit yaitu RSUD Saiful Anwar dan RST Soepraoen Malang merawat tiga pasien dalam pengawasan (PDP).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.