Rabu, 10 Jun 2026 19:59 WIB

Update

Begini Cara Pemkot Cegah Penyebaran Virus Corona di Malang

Wali Kota Malang Sutiaji
Wali Kota Malang Sutiaji

jatimnow.com - Wali Kota Malang Sutiaji memutuskan semua kegiatan keramaian yang berpotensi mendatangan banyak pengunjung atau massa, ditutup. Keputusan itu ditempuh untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid 19), meski warganya belum ada yang positif.

"Kegiatan yang melebihi 30 orang kami hentikan semuanya, baik itu kegiatan institusi kami dan masyarakat. Kafe, tempat hiburan malam dan tempat rekreasi (wisata) kami tutup dalam 14 hari ke depan," kata Wali Kota Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (16/3/2020).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Ia juga meminta kepada warga di luar Kota Malang yang ada di wilayahnya agar kembali dulu ke daerahnya masing-masing. Juga pembatasan terhadap tamu yang berkunjung ke Balai Kota Malang .

"Hari ini orang yang berkunjung di Kota Malang masih kami beri waktu toleransi. Besok dan lusa, orang luar Malang kami harap segera pulang," tegasnya.

Wali Kota Sutiaji menambahkan, bagi warga Kota Malang supaya tidak keluar wilayahnya. Hal itu merujuk instruksi Presiden Joko Widodo yang mengimbau masyarakat tidak pergi jauh jika tidak ada keperluan yang mendesak.

"Pejabat istana saja bisa tertular apalagi masyarakat, artinya kan mobilitas tidak bisa dipantau. Kami putuskan tidak boleh ada kunjungan orang luar ke Malang serta orang Malang keluar dari Malang," paparnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Ia juga mengimbau agar aktivitas masyarakat yang mendatangkan massa cukup besar ditunda untuk sementara waktu.

"Agenda berkumpul seperti pengajian ditunda dulu, kalau mall saya minta menyediakan thermal scanner dan hand sanitizer. Kami harapkan pasar juga demikian, nanti petugas dinas terkait akan siapkan," bebernya.

Wali Kota Sutiaji juga sudah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kota Malang yang bertujuan melakukan memitigasi masyarakat mengenai Virus Corona.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Teknisnya masih didiskusikan, tapi yang jelas ada kejaksaan, kepolisian, dinkes, Kodim dan DPRD. Nanti sampai tingkat bawah atau masyarakat," tandasnya.

Hingga hari ini, belum ditemukan kasus positif Corona di Kota Malang. Namun ada dua rumah sakit yaitu RSUD Saiful Anwar dan RST Soepraoen Malang merawat tiga pasien dalam pengawasan (PDP).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.