Sabtu, 13 Jun 2026 22:10 WIB

Wabah Virus Corona

Pelajar SD hingga SMP di Surabaya Ramai-ramai Budidaya Empon-empon

Para pelajar SD hingga SMP di Surabaya mulai budidaya empon-empon
Para pelajar SD hingga SMP di Surabaya mulai budidaya empon-empon

jatimnow.com - Empon-empon atau tanaman rimpang yang biasanya digunakan untuk jamu, belakangan banyak diburu oleh warga. Karena tingginya permintaan, empon-empon cepat habis di pasaran dan harganya mulai melonjak.

Empon-empon diburu karena disebut mampu menangkal Virus Corona yang saat ini sudah masuk ke Indonesia. Empon-empon atau rempah-rempah itu berkhasiat meningkatakan imunitas atau daya tahan tubuh, sehingga mengurangi risiko tertular semua jenis penyakit termasuk Virus Corona.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Atas dasar itu, sejumlah siswa atau pelajar dan guru SD maupun SMP di Surabaya memanfaatkan lahan sekolah untuk membudidayakan berbagai jenis empon-empon, tanaman buah, sayur hingga tanaman hias.

Seperti yang dilakukan para siswa dan guru di SDN Tanah Kali Kedinding 1 Kota Surabaya. Sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Kenjeran ini memanfaatkan lahan sekolah untuk menanam empon-empon seperti jahe, kunir, kencur, lengkuas dan serai.

Kepala SDN Tanah Kali Kedinding I Saepulloh mengatakan, sebagian empon-empon itu diolah dan dicampur untuk menjadi minuman tradisional. Bahkan sekolahnya memiliki istana hidroponik yang berada di lantai 3.

Lokasi tersebut digunakan untuk menanam bayam merah, sawi, kangkung dan bayam hijau dengan model hidroponik. Sementara di beberapa sisi tempat tersebut ditanami berbagai tanaman buah dan empon-empon menggunakan media pot.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Di sekolah kami menanam empon-empon antara lain jahe, kunir, kencur, lengkuas dan serai. Konon oleh ahli herbal, empon-empon ini dapat menangkal Virus Corona. Jadi hasil panen empon-empon ini kami olah lagi menjadi minuman tradisional," jelas Saepulloh, Jumat (6/3/2020).

Saepulloh menambahkan, proses tanam dan budidaya empon-empon ini cukup mudah. Untuk itu, dia mengajak masyarakat menanam sendiri karena manfaatnya cukup banyak bagi kesehatan.

"Empon-empon ini sangat mudah dibudidayakan dan sangat mudah untuk diolah menjadi minuman tradisional," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Empon-empon juga ditanam oleh SDN Kapasari VIII. Menurut Kepala SDN Kapasari VIII Rini Winarsih, jenis empon-empon yang ditaman seperti kunyit, temu kunci, temu lawak, kunyit putih serta daun salam.

"Sebagian sudah ada yang panen, sebagian lagi menunggu panen. Ini juga baru tanam kembali berbagai jenis empon-empon karena dapat diolah menjadi minuman tradisional," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.