Sabtu, 13 Jun 2026 23:28 WIB

Jalin Kerja Sama dengan BPJPH, Kampus Ini Resmikan Halal Center

Penandatanganan nota kesepahaman Unusa dengan BPJPH
Penandatanganan nota kesepahaman Unusa dengan BPJPH

jatimnow.com - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) menandatangani kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Kerja sama ini bertujuan untuk mendirikan halal center yang ada di Unusa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Sukoso menjelaskan halal center harus dibentuk oleh Lembaga Pemerintah, Yayasan Islam, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari Yayasan Islam.

Dalam konteks ini, halal center memiliki tugas seperti mendampingi, membina, mengawasi jaminan produk halal, memasukkan data petugas penyedia halal ke BPJPH serta mengelola bank data.

Untuk sumber pembiayaan didapat dari berbagai sumber diantaranya perusahaan (CSR), usaha mandiri maupun perguruan tinggi dan pengabdian dengan mendamping UMKM regional.

"Semua ini disusun secara sistematis dan struktural supaya dapat mengontrol aliran dana dalam membuat produk halal untuk didistribusikan di area lokal dan mancanegara," jelas Prof Sukoso saat menandatangani MoU Pendirian Halal Center Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) di Ruang Rapat Rektorat Lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Senin (17/2/2020).

Ia menambahkan, dengan menjadi halal center maka Unusa berhak untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat yang ingin mengajukan sertifikat halal pada makanan maupun minuman yang diproduksinya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Nantinya pihak Unusa bisa mengajukan auditor produk halal. Sehingga Unusa bisa melakukan audit semua produk halal yang ada di Indonesia," ujarnya.

Guru Besar Universitas Brawijaya (UB) Malang ini mengungkapkan, baru-baru ini Unusa telah mendapatkan sertifikat halal bagi 10 produknya.

Dan pada tahun 2020 ini, Unusa sudah mengajukan sekitar 75 produk yang akan mendapatkan lisensi produk halal. 75 produk tersebut merupakan produk Pondok Pesantren yang terwadahi dalam One Pesatren One Product (OPOP).

"Dengan begitu, secara tidak langsung Unusa telah menjalankan tugasnya untuk membimbing masyarakat yang hendak mendapatkan sertifikasi halal dari BPJPH," ucapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ketua Yayasan RSI Surabaya, Prof Mohammad Nuh mengatakan Unusa ingin membantu masyarakat dalam mendapatkan hak mereka untuk memperoleh lisensi produk halal.

"Jadi dengan adanya Halal Canter Unusa ini, kami bisa memenuhi kewajiban pemerintah dan hak dari masyarakat itu sendiri," katanya.

Saat ini produk halal tengah masif di masyarakat Indonesia, terlebih secara Internasional. Karena di beberapa negara memiliki dan menerapkan destinasi berlebel halal sebagai tujuan wisatanya.

"Imbas masifnya lisensi halal secara global menjadikan produk halal mulai diterima di masyarakat luas," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.