Jumat, 12 Jun 2026 14:40 WIB

Kamar Juragan Kos Tulungagung yang Diduga Dibunuh Terkunci dari Luar

Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan identifikasi di rumah juragan kos yang tewas diduga dibunuh
Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan identifikasi di rumah juragan kos yang tewas diduga dibunuh

jatimnow.com - Penyebab kematian Miratun alias Sotun (70), warga Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung masih belum diketahui. Namun sebelum ditemukan tewas, kamar korban terkunci dari luar.

Sotun diduga kuat dibunuh. Selain fakta bahwa kamarnya terkunci dari luar, saat ditemukan, wajahnya terbekap guling dan sebagian tubuhnya tertutup kasus lipat dan kondisi terlentang di atas ranjang.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Sulistyowati (17), salah seorang penghuni kos di rumah korban mengaku tidak tahu persis kejadian tersebut. Siswi sebuah SMK ini sedang melakukan prakerin dan baru pulang sekitar pukul 24.00 Wib. Salah seorang penghuni lain datang satu jam sebelumnya.

"Sebelum saya datang, penghuni satu lagi sudah datang terlebih dahulu sekitar pukul 11 malam," terang Sulistyowati, Jumat (14/2/2019).

Baca juga:  Juragan Kos di Tulungagung Tewas Tertutup Kasur Lipat, Dibunuh?

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Sulistyowati menambahkan, saat ia datang, kondisi rumah kos itu dalam keadaan gelap dan pintu rumah semua terbuka. Ia dan satu penghuni kos lainnya kemudian masuk melalui pintu samping dan menyalakan lampu rumah. Mereka kemudian mencari keberadaan korban dengan memangilnya, tetapi korban tidak menanggapi.

"Kami tidak curiga saat melewati kamar beliau. Karena pintu kamar beliau terkunci dari luar. Teman saya lalu mencoba mengintip ke dalam dan melihat beliau dalam keadaan tertutupi kasur lipat," tambahnya.

Mengetahui kondisi tersebut, mereka kemudian mencari bantuan ke tetangga dan melaporkan ke polisi. Mendapat laporan, sejumlah anggota Polsek Ngunut langsung ke lokasi dan mendatangkan Tim Inafis Polres Tulungagung untuk melakukan identifikasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Kapolsek Ngunut Kompol Siti Munawaroh menjelaskan bahwa korban selama ini tinggal sendirian di rumahnya. Sejumlah kamar kos yang ia sewakan juga dikelolanya sendiri.

Siti juga masih belum bisa memastikan apakah ada barang milik korban yang hilang. Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, jasad korban dibawa ke Kamar Mayat RSUD Dr Iskak Tulungagung, untuk diautopsi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.