Rabu, 29 Jul 2026 00:29 WIB

Lahir Berkepala Dua, Anak Sapi ini Bikin Heboh Warga Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 06 Feb 2020 18:50 WIB
Anak sapi di Blitar yang bikin heboh warga
Anak sapi di Blitar yang bikin heboh warga

jatimnow.com - Seekor anak sapi berjenis simental milik Samukan, warga Dusun Pacuh, Desa Penataran, Nglegok, Kabupaten Blitar lahir dengan kondisi berbeda dari biasanya.

Anakan sapi tersebut yang yang lahir pada Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 06.00 Wib memiliki dua kepala, dua mulut, dan dua lidah serta tiga mata.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

"Baru pertama kali ini saya melihat anakan sapi yang aneh," kata Samukan.

Ia menceritakan, anakan sapi itu lahir dari hasil kawin suntik atau sering disebut Inseminasi Buatan (IB). Usia lahirnya kurang dari usia kehamilan sapi pada umumnya.

"Biasanya sepuluh bulan. Kalau ini (anakan sapi) sembilan bulan sepuluh hari," ujarnya.

Secara fisik, mulai tubuh hingga leher sapi terlihat normal. Keanehan terjadi di kepalanya. Anakan sapi itu punya dua dahi, dua pasang mata, dan dua mulut.

Samukan mengaku ingin menjualnya. Ia menawarkan harga Rp 15 juta jika ada yang ingin membeli.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

"Sebelum lahir saya tidak punya firasat apa apa. Mimpi juga tidak. Terus paginya saya lihat ya begini," ujarnya.

Fenomena sapi berkepala dua ini membuat heboh tetangganya. Tidak jarang warga memposting gambar sapi itu ke media sosial.

Sementara itu, fenomena sapi berkepala dua ini merupakan hal yang lumrah karena kelainan genetik.

Dalam dunia peternakan hewan, hal itu terjadi karena sel telur yang dibuahi tidak berpisah sempurna.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Selnya yang harusnya memisah itu tidak berpisah sempurna. Sebenarnya itu kembar tapi tidak terpisah sempurna atau kembar siam," kata drh Nanang Miftahudin.

Ia memperkirakan anakan sapi itu akan kesulitan mengunyah sehingga usia hidupnya tidak akan lama.

"Pedet (anakan sapi) itu akan kesulitan mengunyah dan lainnya. Mungkin tidak akan hidup lama," pungkas dokter hewan lulusan UGM tersebut.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.