Minggu, 26 Jul 2026 08:16 WIB

Mayat Terbakar di Banyuwangi

Dipanggil Boboho Jadi Pemicu Pelaku Bunuh Rosidah

Polisi tunjukkan pelaku pembunuhan dan barang bukti yang berhasil diungkap
Polisi tunjukkan pelaku pembunuhan dan barang bukti yang berhasil diungkap

jatimnow.com - Ali Heri Sanjaya (27), pembunuh perempuan Banyuwangi dengan membakar mayat Rosidah (17) mengaku sakit hati lantaran sering dibilang Gendut, Boboho, dan Sumo.

Baca juga:  

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Pelaku sakit hati, karena seringkali korban memanggil dengan kata-kata dia gendut, dia Boboho, dia Sumo di depan umum. Itu yang membuat kejengkelan dia," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Selasa (28/1/2020).

"Akhirnya terjadi pembunuhan. Ditambah lagi dia memang sedang terlilit hutang. Untuk menebus kendaraan yang digadaikan oleh pelaku," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP juncto pasal 338 KUHP juncto pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau 20 tahun kurungan penjara.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Jeratan pasalnya berlapis, pasal 365 KUHP awalnya juncto 338 KUHP juncto pasal 340 KUHP. Ancaman hukumannya, hukuman mati, seumur hidup, dan 20 tahun," tegasnya.

Untuk barang bukti yang diamankan, diantaranya motor Beat P 2249 UH, handphone, uang Rp 1,3 juta dari penjualan motor.

"Pelaku membakar korban itu untuk menghilangkan identitas korban. Sementara ini pelakunya tunggal," tandasnya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Pelaku sendiri merupakan teman kerja korban di warung makan Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sebelum membunuh Rosidah, pelaku diketahui sempat melakukan penganiayaan sebelum akhirnya membakar korban.

Perbuatan pelaku sesuai dengan hasil autopsi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur yang menemukan luka lebam di leher sebelah kiri korban.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.