Jumat, 12 Jun 2026 01:54 WIB

Mengenal Wabah Virus Corona dan Upaya Penanggulangan

  • Penulis :
  • | Selasa, 28 Jan 2020 10:28 WIB
Ilustrasi/Wikipedia
Ilustrasi/Wikipedia

jatimnow.com - Virus mematikan corona yang terdeteksi pertama kali di Wuhan China telah mengakibatkan kurang lebih 50 korban jiwa dan ribuan orang terinfeksi kurang dari 3 minggu ini.

Berbagai organisasi kesehatan dunia berusaha untuk berkoordinasi mengenai response tepat dan cepat untuk mencegah penyakit ini menyebar secara luas di ke negara-negara lainnya dan mencegah agar tidak menjadi seperti outbreak kasus SARS yang terjadi di tahun 2002.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Sampai saat ini diperkirakan sudah mencapai 1200 kasus positif coronavirus dan angka kematian mencapai 50 jiwa. Kebanyakan adalah orang yang baru-baru ini mendatangi Kota Wuhan di China.

Asal muasal penyakit ini berasal dari kota Wuhan di China yang memiliki populasi 11 juta penduduk di pusat dari China Provinsi Hubei.

Kebanyakan kasus dideteksi pertama kali berasal dari pasar basah daging huanan seafood, sumber utama penularan diduga dari hewan hewan liar yang diperjual belikan dagingnya di pasar itu.

Gejala utama dari penyakit ini sama seperti penyakit SARS. Yaitu gejala flu mulai dari batuk, pilek, demam tinggi dan disertai dengan sesak nafas atau kesulitan bernafas.

Virus ini menyerang saluran pernafasan bawah terutama merusak jaringan paru paru dan menyebabkan pertukaran oksigen terhambat dan menyebabkan rasa sesak yang cukup hebat.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Selain itu dapat menyebabkan kematian apalagi jika menyerang orang dengan imunitas lemah seperti kelompok umur lansia dan anak.

Penularan penyakit ini awalnya dari hewan ke manusia, namun pemerintah China telah mengumumkan secara resmi bahwa penularannya bisa dari manusia ke manusia.

Dimana penularan jenis ini akan sangat beresiko sekali untuk menjadi penularan skala global jika kita terlambat dalam melakukan penanganan pencegahan awal dengan tepat.

Baca Juga: Habib Usman Doakan Adies Kadir di Maulid Nabi: Dulu Kolaps, Kini Sehat

Di jaman dengan kemudahan transportasi dan dengan meningkatnya jumlah kepadatan penduduk maka transmisi penyakit ini akan jauh lebih cepat.

Untuk pencegahan dari diri kita sendiri ada beberapa hal yang bisa kita lakukan :

1. Hindari keramaian.
2. Jangan dekati orang yang memiliki riwayat kontak dengan area Wuhan China.
3. Gunakan masker.
4. Cuci tangan dengan air dan sabun.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.