Minggu, 26 Jul 2026 23:19 WIB

Seorang Bocah di Ponorogo Tewas Tertimpa Pohon

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 14 Jan 2020 14:18 WIB
Polisi melakukan identifikasi dan olah TKP di lokasi bocah tewas tertimpa pohon
Polisi melakukan identifikasi dan olah TKP di lokasi bocah tewas tertimpa pohon

jatimnow.com - Seorang bocah bernama Rama Adinata (5), tewas akibat tertimpa pohon di Jalan Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Sedangkan Suharto (60), sang kakek, mengalami luka berat.

Kapolsek Ngrayun AKP Suroso mengatakan, awalnya Amat Aminuddin (21) dan Setiawan (16), warga desa setempat bermaksud mencari kayu bakar di hutan pinus petak 96 RPH Ngrayun, dengan membawa gergaji tangan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Sampai di lokasi, keduanya menemukan kayu pinus yang sudah lapuk, kemudian digergaji oleh keduanya," jelas Suroso.

Suharto, kakek korban yang mengalami patah tulang dievakuasi ke RSUD dr Harjono, PonorogoSuharto, kakek korban yang mengalami patah tulang dievakuasi ke RSUD dr Harjono, Ponorogo

Setelah digergaji, kayu itu pun roboh. Namun saat itu juga, terdengar suara meminta tolong, yang tak lain dari teriakan Suharto. Kedua pemuda itu langsung mendatangi sumber suara. Keduanya baru menyadari bila pohon yang mereka tebang menimpa Suharto dan cucunya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Melihat Rama meninggal dunia di lokasi dan Suharto patah tulang tangan dan kaki, kedua remaja itu berteriak minta tolong kepada warga lain hingga sampai ke telinga polisi.

"Korban Suharto langsung kami evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Harjono Ponorogo. Sedangkan cucunya, kami bawa ke rumah duka," ujar Suroso.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Unit Reskrim Polsek Ngrayun membawa kedua pemuda penebang kayu itu ke mapolsek untuk dimintai keterangan.

"Masih belum ada penetapan tersangka, karena masih dalam proses pemeriksaan. Kami masih mendalami, apakah ada unsur pidana atau tidak dalam peristiwa ini," tegas Suroso.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.