Senin, 27 Jul 2026 19:37 WIB

Cara Mengonsumsi Makanan Cepat Saji Tanpa Bikin Gendut

Ilustrasi pria makan makanan cepat saji (Foto: jatimnow.com)
Ilustrasi pria makan makanan cepat saji (Foto: jatimnow.com)

jatimnow.com - Mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) sudah menjadi tradisi masyarakat urban di era modern seperti sekarang. Namun sejumlah penelitian menyebutkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi fast food tidak baik untuk kesehatan.

Makanan cepat saji memang diproses secara cepat dan kerap mengandung banyak kalori. Kendati demikian, menjadi kenikmatan tersendiri saat menyantap fast food. Tidak ada salahnya Anda mengonsumsi fast food, asal tidak terlalu sering dan berlebihan.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

Berikut rangkuman cara mengonsumsi makanan cepat saji tanpa bikin gendut, supaya Anda lebih bijak dalam mengatur asupan makanan ini untuk kesehatan tubuh.

Makan dengan porsi kecil
Fast food mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi, sebaiknya Anda nikmati dengan porsi kecil.

Makan dengan porsi kecil bisa mengurangi asupan bahan berbahaya. Perhatikan juga minuman yang Anda pilih. Kurangi minuman dengan gula tinggi, dan beralihlah ke air putih.

Makan satu jenis saja
Satu jenis makanan cepat saji memiliki kalori sebanyak tiga kali dari makanan pokok. Belum lagi nutrisinya yang sangat rendah. Karena itu, bila ingin mengonsumsi fast food makanlah satu jenis saja.

Misalnya minggu ini sudah makan burger, minggu depan makan ayam goreng atau kentang. Cara ini sedikit banyak mengurangi tubuh Anda menyimpan semua kalori yang kemudian menjadi lemak.

Makan seminggu sekali
Mengonsumsi makanan cepat saji cobalah atur sekali dalam seminggu. Dilansir Times of India, pola seperti itu memastikan bahwa Anda dapat memberikan tubuh apa yang dibutuhkan, tanpa merusaknya.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Bahkan dengan makan fast food seminggu sekali, metabolisme akan lebih baik, dan tubuh Anda akan membakar lebih banyak kalori. Jangan lupa untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran pada enam hari yang lain.

Hindari pemakaian saus berlebih
Makanan cepat saji kurang lengkap rasanya tanpa saus sambal, saus tomat, mayones, atau saus barbekyu. Kabar buruknya, bumbu ini mengandung banyak kalori. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi saus saat makan fast food.

Minum air putih yang banyak
Ternyata ada penjelasan ilmiah mengapa fast food membuat orang ketagihan. Penulis buku Sugar, Fat, Salt, Michael Moss, mengatakan bahwa yang menyebabkan rasa fast food lezat terletak pada penambahan gula dan garam sebagai bumbu utama perasa makanan. Rasa asin menyebabkan sensasi yang disebut “ledakan rasa".

Sensasi rasa asin yang meledak di mulut larut dengan bantuan air liur yang kemudian mengirimkan sinyal ke pusat otak yang menyebabkan rasa senang. Ini juga yang bikin orang makan fast food cenderung berlebihan.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Hal ini bisa diatasi dengan minum air sebelum Anda makan makanan cepat saji. Air akan membuat merasa lebih kenyang, dan pada akhirnya makan jadi sedikit.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.