Kamis, 11 Jun 2026 08:44 WIB

Istri Bupati Trenggalek Dukung Program One Pesantren One Product

Ketua Dekranasda Trenggalek, Novita di acara seminar One Pesantren, One Product
Ketua Dekranasda Trenggalek, Novita di acara seminar One Pesantren, One Product

jatimnow.com - Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini menilai saat ini perlu adanya penguatan ekonomi pesantren.

Pernyataan tersebut diungkapkan Novita saat menjadi narasumber dalam seminar One Pesantren, One Product (OPOP) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Selasa (10/12/2019).

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Istri Bupati Trenggalek ini mendukung upaya penguatan ekonomi pesantren yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui program OPOP.

Menurutnya program tersebut bisa memacu tiap pesantren untuk lebih kreatif menciptakan produk yang bisa diterima pasar.

"Penguatan ekonomi pesantren sangat perlu karena masih banyak kita jumpai pondok pesantren sulit menghidupi pesantrennya. Hal inilah yang melatar belakangi kenapa Pemprov Jatim membuat program OPOP dengan harapan ekonomi di pesantren dapat bergerak. Diharapkan ke depan tidak kita temui lagi pesantren sulit membiayai pesantrennya dan santri bingung pekerjaan ketika sudah keluar," terangnya.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Secara pribadi, Novita merasa terpanggil untuk ikut membantu pesantren bisa berkarya dan berdikari sendiri dengan program tersebut.

Terinspirasi dengan salah satu pondok pesantren yang pernah dikunjunginya, Novita berharap pesantren di Trenggalek bisa mengikuti jejak pesantren tersebut.

"Ada kurikulum UMKM dalam pesantren dan pesantren ini juga memproduksi air mineral sendiri yang pemasarannya sudah cukup luas serta memproduksi kapal. Para santrinya yang mengerjakan, santri-santri ini dididik untuk membuat kapal," tuturnya.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Upaya Pemkab Trenggalek untuk pemberdayaan ekonomi seluruh masyarakat dimulai dari pesantren, sehingga pesantren bisa berdaya secara ekonomi.

Adanya program Rumah Perempuan milik Pemkab, yang didalamnya juga ada bantuan modal untuk memulai sebuah usaha bisa menjadi keuntungan bagi masyarakat Trenggalek.

"Yang jelas ekonomi pesantren harus bisa berkembang sehingga bisa mandiri," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.