Minggu, 14 Jun 2026 06:55 WIB

Tonton 'Mulyorejo Membara', Ketua DPRD Surabaya: Kita Rawat Sejarah

Drama kolosal 'Mulyorejo Membara' di Taman Galaxy, Kelurahan Mulyorejo, Surabaya
Drama kolosal 'Mulyorejo Membara' di Taman Galaxy, Kelurahan Mulyorejo, Surabaya

jatimnow.com - Drama kolosal 'Mulyorejo Membara' digelar para anak muda di Taman Galaxy, Kelurahan Mulyorejo, Surabaya. Drama itu digelar untuk mengenang sejarah daerahnya, yang berakar dari kepahlawan rakyat di masa lalu.

Drama kolosal pada Sabtu (23/11/2019) malam itu ditonton Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Bernardi dan masyarakat umum.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Drama kolosal itu hasil dari rekonstruksi saat pertempuran 10 Nopember 1945 dengan seting perlawanan warga Dukuh Kali Waron, yang merupakan cikal-bakal Kelurahan Mulyorejo.

Singkat cerita, pada tanggal 27 November 1945, dua pemuda pedukuhan yaitu Mulyono dan Sari Rejo gugur ketika menghadang pasukan legiun asing Inggris, Gurkha. Di kemudian hari, makam keduanya dipindah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ngagel.

"Untuk menghormati nama Mulyono dan Sari Rejo diabadikan menjadi nama kelurahan, Kelurahan Mulyorejo. Gabungan nama keduanya," kata Ketua LPMK Kelurahan Mulyorejo, Jamil.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Bernardi usai menonton drama kolosal 'Mulyorejo Membara'Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Bernardi usai menonton drama kolosal 'Mulyorejo Membara'

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menambahkan, sejarah Mulyorejo istimewa karena berakar dari heroisme masa lalu. Sejarah kepahlawanan rakyat Surabaya.

"Dan drama kolosal 'Mulyorejo Membara' ini sebagai upaya merawat sejarah. Sekaligus mewariskan kepahlawanan pemuda Mulyono dan Sari Rejo kepada generasi penerus, generasi milineal," ujar Adi.

Ia melihat, masyarakat Mulyorejo bangga dengan sejarah kampung halamannya. Selain itu agar tidak tergerus waktu, ia berkeinginan cerita heroik tersebut dapat dibuat menjadi sebuah karya tulis dan dibukukan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita tidak hanya mewarisi abu, melainkan juga api perjuangan arek-arek Suroboyo di masa lalu. Kita jaga Indonesia, kita jaga Surabaya," terangnya.

Drama kolosal 'Mulyorejo Membara' yang digelar tiap tahunnya untuk memperingati hari pahlawan ini merupakan gelaran yang ke-3. Sedangkan dana atau anggaran yang digunakan untuk pertunjukan tersebut, murni berasal dari gotong-royong warga.

"Saya mendukung drama kolosal ini supaya tahun depan bisa dilaksanakan lebih baik lagi," tandas Adi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.