Sabtu, 25 Jul 2026 14:57 WIB

Ini Dugaan Penyebab Lain Kematian Kucing di Tulungagung

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendy Septiadi membeberkan barang bukti terkait matinya kucing yang viral
Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendy Septiadi membeberkan barang bukti terkait matinya kucing yang viral

jatimnow.com - Kasus ditemukannya kandungan alkohol pada kucing mati diduga akibat disiksa di Tulungagung, naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sementara seorang pemuda yang diduga terlibat, masih berstatus saksi.

Kandungan alkohol itu terungkap setelah Satreskrim Polres Tulungagung mendapatkan hasil autopsi yang dilakukan Tim Forensik Mabes Polri di Surabaya. Sedangkan salah satu terduga pelaku yaitu Ahmad Azzam (22), warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, sudah diperiksa ulang.

Baca Juga: Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

"Status terduga pelaku (Azzam) masih saksi dan kooperatif saat menjalani pemeriksaan," terang Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendy Septiadi, Sabtu (23/11/2019).

Hendy menjelaskan, dalam proses penyelidikan, timnya meminta keterangan seorang saksi ahli yang merupakan dokter ahli patologi hewan, dari sebuah Universitas di Surabaya. Dokter tersebut juga terlibat dalam proses autopsi mayat kucing.

Baca juga: 

Dari hasil keterangan yang diberikan saksi ahli, terdapat pelemakan dalam hati dan ginjal kucing tidak hanya karena adanya etanol atau alkohol. Namun kondisi tersebut juga bisa disebabkan karena kucing mengalami kelaparan. Hal tersebut diperkuat dengan tidak ditemukannya sisa makanan pada lambung kucing.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Kondisi pelemakan pada hati dan ginjal ini salah satu dari penyebab kematian kucing," jelas Hendy.

Namun, lanjut Hendy, penyebab kematian kucing yaitu akibat masuknya cairan pada saluran pernafasan. Selain itu ditemukan luka lebam pada bagian tubuh dan leher kucing. Ekor kucing juga diketahui mengalami patah.

Menurut Hendy, dari keterangan saksi ahli, cairan yang dimaksud menjadi salah satu penyebab kematian kucing.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung masih akan melakukan expose kasus itu ke kejaksaan setempat. Terduga pelaku sendiri terancam dijerat dengan pasal 302 KUHP terkait penganiayaan terhadap hewan.

Kasus itu terungkap setelah sebuah video bercaption kucing minum ciu menjadi viral di media sosial. Video tersebut diunggah melalui instastory akun Instagram @azzam_cancel yang dikelola Ahmad Azzam.

Dalam pengakuannya, Azzam membantah bahwa yang diminumkan adalah minuman kereas jenis ciu, melainkan air kelapa, yang ia diberikan karena melihat kucing mengalami mutah. Azzam juga mengaku sengaja membuat caption yang kontroversial agar video tersebut mendapatkan banyak komentar dari followernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.