Selasa, 09 Jun 2026 20:21 WIB

Warga Madiun Temukan Ribuan Keping Uang Koin Kuno

Ribuan keping uang koin kuno ditemukan warga Madiun
Ribuan keping uang koin kuno ditemukan warga Madiun

jatimnow.com - Warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun geger setelah Sumiran warga desa menemukan  ribuan keping koin uang kuno yang diduga merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ngadirejo, tepatnya di petak 116.

"Saat itu Sumiran mencangkul di lokasi untuk ditanami ketela dan cangkulnya membentur benda keras. Setelah diperiksa, ternyata benda itu adalah sebuah kendit berisi uang kuno," kata Kapolsek Wonoasri, AKP Muslich Bawani, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Ia menjelaskan, koin uang kuno yang ditemukan tersebut berbahan logam dengan berbentuk lingkaran dengan adanya lubang kotak di tengahnya.

Secara fisik, bentuk koin uang kuno masih utuh namun sudah berkarat dan berwarna kehijauan seperti tertutup lumut.

"Setelah digosok, warnanya kekuning-kuningan. Ada bentuk seperti lambang namun tidak ada yang menunjukkan huruf atau angka," jelasnya.

Setelah ditimbang, ribuan koin uang kuno memiliki berat sekitar 5 kilogram.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Menurutnya, penemuan koin uang kuno ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya pada sekitar tahun 2018 juga ditemukan serupa dengan lokasi yang berjarak hanya sekitar dua meter dari lokasi penemuan kali ini.

Saat ini, koin uang kuno tersebut disimpan di rumah Sumiran sambil menunggu tim ahli dari BPPP Trowulan, Mojokerto.

"Saran dari Trowulan dan kabupaten, disimpan di tempat penemunya," ujarnya.

Baca Juga: Temuan Yoni di Desa Duwet Kediri Bertambah, Warga Dorong Pendirian Ruang Artefak

Kasi Cagar Budaya Kabupaten Madiun, Sugino mengatakan pihaknya akan ke lokasi untuk memastikan koin uang kuno tersebut.  Saat ini dirinya belum bisa menyebutkan bahwa benda tersebut merupakan peninggalan dari jaman kerajaan mana.

Nantinya, temuan tersebut akan di data, disurvey, dicatat dan dilaporkan ke bupati serta diteruskan ke BPTB Trowulan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim.

"Baru setelah itu, tim dari Trowulan akan turun melakukan survey ke lapangan. Setelah itu nanti akan diketahui benda tersebut peninggalan jaman kerajaan apa. Kami sudah koordinasi dengan Trowulan atau provinsi, hasilnya nanti dikirim," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.