Senin, 08 Jun 2026 10:34 WIB

Menkumham: ASN Zaman Now Harus Kepo!

  • Penulis :
  • | Rabu, 25 Apr 2018 14:54 WIB
CPNS saat mendengarkan pidato Menkumham Yosanna H Laoly.
CPNS saat mendengarkan pidato Menkumham Yosanna H Laoly.

jatimnow.com - Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenkumham sebentar lagi akan mengikuti pelatihan dasar (latsar). Sebelum itu, Menkumham Yasonna H Laoly berpesan untuk peserta latsar yang mencapai 17.526 orang, harus menjadi pengayoman di seluruh Indonesia.

Pesan Menkumham itu disampaikan dalam acara upacara pembukaan latsar di lapangan Kantor Kemenkumham, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/4/2018) . Upacara tersebut disiarkan langsung secara nasional melalui aplikasi internal Kemenkumham.

Baca Juga: Kerap Dibuat Mesum, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Alun-alun Lamongan.

Makanya, di masing-masing kantor wilayah yang melakukan hal serupa bisa langsung mengetahui pidato dari Menkumham itu. Termasuk di Jatim, sekitar 100 calon ASN perwakilan dari tiap-tiap UPT mendengarkan pidato Menkumham di Aula Kanwil Kemenkumham Jatim.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati bersama Kadiv Administrasi Wisnu Nugroho Dewanto, Kadiv Imigrasi Zakaria dan Kadiv Pemasyarakatan Krismono.

Dalam pidatonya, Menkumham kembali mengingatkan posisi yang didapatkan para calon ASN saat ini. Yang mana Kemenkumham memiliki jumlah ASN paling banyak di antara institusi lain.

“Sebanyak 53% ASN berada di Kemenkumham, kalau kalian (calon ASN) tidak bermanfaat, percuma,” kata dia.

Meski sebelumnya sudah mengikuti beberapa kali orientasi, namun Menkumham mengingatkan bahwa calon ASN tidak boleh berhenti belajar. Justru, latsar ini nanti untuk meningkatkan kemampuan diri, agar menjadi lebih baik lagi.

“Ikuti dengan baik. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan bahwa kalian orang-orang yang cerdas dan orang-orang terpilih,” harapnya.

Menkumham menekankan bahwa para tunas pengayoman harus memenuhi beberapa hal, diantaranya bekerja secara efisien dan mau melayani masyarakat dengan baik.

Yang tak kalah penting, lanjut dia, calon ASN harus terus mempertanyakan sesuatu. Harus kepo. Karena ilmu bisa berkembang karena ada keinginan untuk terus bertanya.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) zaman now, harus kepo. Bertanya apa yang sudah saya perbuat. Apa yang harus saya lakukan untuk masyarakat,” kata dia.

Baca Juga: DPRD Jatim Usul Rekrutmen PNS Jalur Afirmasi Keahlian Khusus, Begini Konsepnya

Selain itu, Menkumham mengingatkan kembali pesan yang sudah pernah disampaikannya, yaitu tiga hal yang wajib dimiliki ASN Kemenkumham.

Tiga pesan itu adalah Cerdas, berenergi dan memiliki integritas. Caranya adalah dengan melakukan sesuatu yang benar, dan melakukan sesuatu dengan benar.

Menkumham menjelaskan bahwa tantangan terberat dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah mindset changing atau mengubah cara pandang.

Oleh karenaitu, calon ASN harus mulai mengubah dari pola lama yang hanya menuntut hak, menjadi yang harus melayani masyarakat dan yang paling penting harus memberikan yang terbaik dari dirinya.

“Kemenkumham punya tugas fungsi yang luas. Sangat heterogen, sehingga ASN harus tahu semua fungsi itu,” pesannya.

Baca Juga: Ini Pesan Bupati Ipuk di Final Jebeng Thulik Banyuwangi 2024

Terakhir, Menkumham mengingatkan untuk melaksanakan tata nilai Kemenkumham yaitu PASTI (Profesional, Akuntable, Sinergi, Transparan dan Inovatif).

Dengan dibubuhi dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Terutama dengan perkembangan teknologi.

“Kita menuju ke e-governance, kalau tidak menguasai IT, akan tertinggal,” pungkasnya.

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.